RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kondisi fiskal Ibu Kota tetap aman di tengah kabar puluhan pemerintah daerah di Indonesia yang menghadapi persoalan keuangan.
Pramono menegaskan, kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada para aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), masih terpenuhi dengan baik.
Baca juga : Pramono Dukung Polda Metro Jaya Usut Kasus 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026). Ia menjawab pertanyaan mengenai apakah Jakarta turut terdampak kondisi fiskal yang dialami sejumlah pemerintah daerah lainnya.
"Apakah Jakarta terdampak atau enggak. Alhamdulillah Jakarta hal yang berkaitan dengan kewajiban pemerintah terhadap ASN-nya, alhamdulillah semuanya terpenuhi dengan baik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Baca juga : Purbaya Siap Top Up 20 T, 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai
Pramono menyebut kewajiban pemerintah terhadap pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sejauh ini tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pembayaran hak pegawai, termasuk gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), dipastikan tidak mengalami persoalan.
Sebelumnya, Masalah kas daerah diungkap oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dia sempat mengungkapkan pihaknya memetakan ada 79 pemerintah daerah yang butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun.
Baca juga : Pram: Dananya Untuk Biayai Proyek LRT & RS
"Jadi kalau belanja pegawainya 79 itu kalau nggak salah hampir Rp 3,5 triliun gitu yang kalau ditambah yang lain-lain untuk memperkuat dia lebih kurang Rp 14 triliunan. Tapi kalau datanya Pak Menteri Keuangan beliau menghitung kira-kira hampir Rp 20 triliun," ujar Tito di Gedung Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.