Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sepakbola Korsel Sarang Nepotisme
- Susul Jannik Sinner, Zverev Kantongi Tiket ATP Finals
- War Ticket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka Diperpanjang 8-9 Agustus
- Borneo FC Makin Kompak, Juan Villa Beberkan Rahasia Persiapan Tim
- Antar Persebaya Juara Piala Presiden, Reza Arya Fokus Bidik Super League
Pramono Dukung Polda Metro Jaya Usut Kasus 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel
Jumat, 7 Agustus 2026 11:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus penemuan 995 senjata api, narkoba, dan sejumlah barang lainnya di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pramono menilai penemuan ratusan senjata api beserta narkoba di sebuah institusi pendidikan merupakan kejadian yang mengejutkan.
"Apa yang terjadi di sekolah swasta di Kebayoran Lama yang ditemukan sangat mengejutkan, senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan juga ada hal-hal lain. Pertanyaannya apakah itu boleh? Jawabannya singkat aja, sangat tidak boleh," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Ia juga menyoroti peran yayasan yang menaungi sekolah tersebut. Menurut Pramono, peristiwa ini memberikan contoh yang tidak baik bagi dunia pendidikan. Meski pihak yang terkait disebut telah diberhentikan oleh yayasan, proses hukum tetap harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Jumat 7 Agustus, Hadir di 5 Lokasi
"Maka karena sudah ditangani aparat penegak hukum dan sudah turun di lapangan dan sudah melihat bukti-bukti yang ada dan sekarang sudah dibawa ke Polda Metro Jaya," jelasnya.
Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
"Maka Pemerintah DKI memberikan support sepenuhnya untuk diambil tindakan yang setegas-tegasnya untuk persoalan ini," lanjutnya.
Ia berharap penegakan hukum terhadap kasus ini dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh penyelenggara pendidikan agar menjaga lingkungan sekolah tetap aman, sehat, dan sesuai dengan fungsi utamanya sebagai tempat belajar.
Baca juga : Pram: Dananya Untuk Biayai Proyek LRT & RS
"Karena apa pun di dunia pendidikan yang seperti ini tidak boleh terjadi," imbuhnya.
Sebelumnya, sebanyak 995 senjata api ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026).
Sekitar sebulan kemudian, ditemukan pula satu kotak kaset VCD porno, narkotika jenis sabu dan ganja, serta beberapa senjata laras panjang di lokasi yang sama.
Pihak yayasan menduga seluruh barang tersebut merupakan milik mantan ketua yayasan berinisial IWD yang diberhentikan pada April 2026.
Baca juga : Pramono Minta Dinkes Semprit Nakes Nir Empati Kepada Pasien BPJS Kesehatan
Hingga kini, Polda Metro Jaya belum mengungkap secara rinci jenis-jenis senjata yang disita dari sekolah swasta tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya