BREAKING NEWS
 

Pembangunan Sekolah Segera Diselesaikan

Pram Bongkar Penyebab SDN 01 Cipete Mangkrak

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 8 Agustus 2026 06:25 WIB
Pembangunan SDN Cipete Utara 01, Jakarta Selatan, terbengkalai karena perubahan rencana. Dari murni bangunan sekolah, menjadi gedung multifungsi. (Foto: Patra Rizki Syahputra/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rasa penasaran masyarakat mengenai mangkraknya Pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cipete Utara 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akhirnya terjawab. Penyebabnya, konsep proyek berubah. Dari semula hanya membangun sekolah menjadi gedung multifungsi 20 lantai.

Informasi itu dipaparkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurutnya, perubahan rencana proyek tersebut memerlukan berbagai penyesuaian sehingga terjadi keterlambatan pembangunan. 

Sebagai informasi, gedung multifungsi adalah jenis bangunan yang menggabungkan dua atau lebih fungsi berbeda dalam satu struktur atau satu kawasan. 

Konsep itu untuk menghemat lahan kota yang semakin sempit, serta memudahkan kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, Gedung SDN Cipete Utara 01, bukan hanya akan difungsikan sebagai bangunan sekolah. 

“Masalah utama di SDN Cipete Utara 01 adalah, rencana awalnya untuk bangunan sekolah empat tingkat. Kemudian, berubah menjadi multifungsi, sekitar 20 tingkat,” kata Pram di Menteng Atas, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026). 

Baca juga : Sepakbola Korsel Sarang Nepotisme

Akibatnya, proyek ini mangkrak hampir satu tahun. Menurut Pram, pelaksanaan perubahan rencana itu tidak berjalan mulus. “Maju-mundur, dan tidak jadi. Sehingga, pembangunannya terbengkalai,” tandasnya. 

Untuk mempercepat penyelesaian proyek yang mulai dikerjakan sekitar pertengahan tahun 2025 ini, Pram mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana beserta jajaran terkait, guna melakukan evaluasi. 

“Saya minta, segera selesaikan SD-nya dulu, supaya bisa digunakan. Gedung multifungsi, urusan belakangan,” tandas mantan Sekretaris Kabinet ini. 

Meski demikian, Pram belum dapat memastikan target waktu penyelesaian pembangunan sekolah tersebut. 

Pram mengatakan, jadwal penyelesaian akan diumumkan setelah seluruh proses finalisasi perencanaan selesai dilakukan Organisasi Perangkat Daerah terkait. 

Baca juga : Susul Jannik Sinner, Zverev Kantongi Tiket ATP Finals

Perihal pembangunan sekolah yang mangkrak ini, juga disuarakan masyarakat, antara lain melalui akun media sosial IG: @hazlahzlah. 

Begini isinya: Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, saya ingin bertanya, bagaimana kelanjutan pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cipete Utara 01, Jakarta Selatan? 

Anak-anak kami sampai sekarang masih harus menumpang di sekolah lain, dengan jam belajar siang, karena gedung sekolah belum juga selesai dibangun. 

Dampaknya sangat terasa. Waktu belajar menjadi terbatas. Guru pun kesulitan memaksimalkan proses mengajar. 

Kemampuan akademik anak-anak ikut menurun, meski kami juga berusaha mendampingi mereka belajar di rumah. 

Adsense

Baca juga : Alhamdulillah, Kita Imun Terhadap Gejolak Global

Belum lagi fasilitas di sekolah yang ditumpangi sangat terbatas, sehingga anak-anak tidak bisa leluasa mengikuti kegiatan belajar seperti seharusnya. 

Waktu sore hari yang seharusnya digunakan anak-anak untuk mengaji, les, atau beristirahat, justru habis untuk sekolah. 

Kami hanya ingin anak-anak bisa kembali belajar seperti murid-murid lainnya, masuk sekolah pada pagi hari, dengan fasilitas yang layak. 

Mohon pembangunan SDN Cipete Utara 01 diprioritaskan, agar segera rampung. Terima kasih. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense