BREAKING NEWS
 

Pasca Kenaikan Tarif Tiket Ragunan Direstui Dewan

Fasilitas Harus Dipermak, Dokter Hewan Ditambah

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Selasa, 8 September 2026 06:25 WIB
Pengunjung melihat Gajah saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM.id)

 Sebelumnya 
Kenneth menambahkan, kondisi satwa pun harus tetap prima. Bahkan, untuk satwa besar seperti gorila jantan yang saat ini belum memiliki pasangan, didorong agar ada skema pertukaran satwa antar kebun binatang supaya bisa mendapatkan gorila betina, sehingga mereka bisa berkembang biak dengan layak.

Kesejahteraan pegawai dan petugas teknis di lapangan juga harus diperhatikan. “Semua ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Kenneth, penambahan pemasukan dari tiket, juga dapat dimanfaatkan untuk menambah jumlah dokter hewan di Taman Margasatwa Ragunan.

Baca juga : London Masih Merah

Dia mengingatkan, ada sekitar 2.200 jumlah satwa di Taman Margasatwa Ragunan. Tetapi, jumlah dokter hewannya hanya 8 orang. “Timpang sekali,” ujarnya.

Kalau penyesuaian tarif tiket masuk bisa menambah pemasukan, penambahan dokter hewan harus menjadi prioritas. “Wajib dilakukan,” tegasnya.

Kepala Taman Margasatwa Ragunan, drh. Endah Rumiyanti menyambut baik wacana penyesuaian tarif masuk, untuk mengurangi ketergantungan pada dukungan APBD DKI Jakarta.

Baca juga : Sikat Rekan Senegaranya, Diaspora Muda Berjaya Di China Masters 2026

“Kebutuhan anggaran operasional kami per tahun sekitar Rp 160 miliar. Pendapatan mandiri yang mampu kami kumpulkan sekitar Rp 30 miliar per tahun. Artinya, tingkat subsidi dari Pemprov DKI sekitar 70 persen,” ungkap Endah.

Meski demikian, Endah menegaskan bahwa penyesuaian tarif tidak untuk mengomersialkan TMR. Menurutnya, kenaikan ini untuk memperkuat pelayanan publik, sekaligus mendukung pengembangan kawasan berdasarkan masterplan yang telah disusun.

Apabila penyesuaian tarif tersebut terealisasi, pengelola Ragunan akan memprioritaskan sejumlah kebutuhan. Mulai dari fasilitas pendukung, pemeliharaan kandang, hingga penataan zonasi kawasan.

Baca juga : Menkes Ungkap Bahaya Abu Vulkanik, Keluar Rumah Pakai Masker

“Tujuan utamanya adalah menghadirkan ruang terbuka hijau dan kebun binatang berstandar internasional yang aman, nyaman dan edukatif,” pungkas Endah. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense