Sebelumnya
Kalau di Indonesia, taman-taman masih kurang pengawasan pada masa pandemi. Masyarakat juga masih menjadikan taman sekadar tempat tongkrongan, namun mengabaikan jaga jarak fisik.
Pemerintah daerah, kata Nirwono, perlu mendidik warga lewat pendekatan sosial, selain pendekatan kuratif, medis, dan parsial. Biar memanfaatkan taman sesuai fungsinya.
Sebab, bagaimana pun, warga memerlukan taman sebagai sarana melepas kepenatan dan menjaga kesehatan mental-fisik semasa pandemi hingga memasuki normal baru.
Baca juga : Ridwan Kamil Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Di Pesantren
“Untuk itu, selain penjagaan taman yang ketat, juga diperlukan pembelajaran kolektif, bagaimana memanfaatkan taman supaya tetap aman dan sehat. Serta menjaga taman tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” saran Nirwono.
Sejumlah strategi pembukaan taman pun diungkapkan Nirwono agar tidak terjadi kerumunan. Pertama, taman tidak usah menyediakan lahan parkir agar pengunjung hanya orang-orang yang berasal dari sekitar taman. Kedua, waktu berkunjung diatur dan jumlah pengunjung dibatasi. Ketiga, penggunaan ruang secara bergantian dengan batasan periode waktu tertentu.
Nirwono meminta warga agar mengunjungi taman dekat rumahnya saja, sehingga ke taman bisa berjalan kaki atau bersepeda. Kemudian melaksanakan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak fisik, tidak berjabat tangan, dan menghindari kerumunan.
Baca juga : AP I Pastikan Wisatawan Aman Bepergian Dengan Pesawat
“Jangan gunakan dulu fasilitas taman, seperti alat bermain anak, bangku taman, toilet publik, dan kolam air mancur,’’ sarannya.
Pengawas taman, lanjut Nirwono, harus menjalankan protokol kesehatan di pintu masuk dan keluar, seperti tes suhu badan pengunjung, mewajibkan pemakaian masker, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Lakukan tes cepat dengan acak. Bila hasil cek cepat menemukan ada pengunjung reaktif, maka taman harus langsung ditutup kembali. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.