BREAKING NEWS
 

PSBB Tak Buahkan Hasil Signifikan, DPRD Sarankan Pemprov DKI Cari Cara Alternatif

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 11 Oktober 2020 15:50 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani Pemprov DKI Jakarta mencari alternatif kebijakan untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Pasalnya, cara-cara yang selama ini dilakukan dinilai kurang efektif.

Zita mengakui, DKI memang paling banyak menerapkan beragam cara untuk berhentikan pandemi.

“Tapi hasilnya sama saja, sepertinya negara kita memang sudah saatnya perkuat imun warga,” ucapnya, di Jakarta, Minggu (11/10).

Baca juga : 25 Tempat Hiburan Malam Distop Pemprov DKI

Perhari ini saja, lanjut politisi PAN ini, persentase kasus positif Covid-19 sepekan terakhir masih berada di angka 12,2 persen. Bahkan kasus positif baru tiap hari tidak pernah turun dari 1.000 orang. 

Adsense

“Saya akui, memang Pemprov DKI yang paling sesuai dalam menerapkan instruksi test PCR dari WHO, selalu melebihi target yang ditetapkan. Tapi, jika kasus penyebaran tidak menurun, maka harus menggunakan alternatif lain,” Imbaunya.

Zita juga menyesalkan adanya keputusan DPR yang terkesan tidak sejalan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang dilaksanakan Pemprov DKI. Di tengah DKI sedang PSBB, DPR mengesahkan Omnibus Law.

Baca juga : Pemprov DKI Bebaskan Sanksi Keterlambatan Bayar PBB

“Saya yakin, yang berwenang tahu dampak dari pengesahan ini, pasti demo. Akhirnya orang berkumpul lagi di Jakarta. Timbul klaster baru. Usaha rakyat menahan diri di rumah sia-sia sudah,” kritiknya.

Saat ini, Zita melihat, kondisinya sudah telanjur. Dia pun menyarankan, agar PSBB dihilangkan secara total.

“Kasihan rakyat lapar. Kalau tidak ada support dari semua pihak, lebih baik rakyat dibiarkan bebas saja. Biarkan mereka mencari nafkah untuk perkuat imunnya sendiri. Karena pemerintah tidak mampu atau mungkin tidak mau untuk penuhi itu,” pungkasnya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense