Dark/Light Mode

Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga

Naik Signifikan, Pergerakan Penumpang Di Idul Adha

Minggu, 2 Agustus 2020 14:12 WIB
Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020).  (foto: Antara)
Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020).  (foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pergerakan penumpang di masa libur Idul Adha meningkat signifikan di banding hari biasa. Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati meminta operator dan penumpang tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kami meminta kepada para operator transportasi dan penumpang agar tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada transportasi umum," katanya dalam keterangan resminya, Minggu (2/8).

Berdasarkan pantauan Kemenhub, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno Hatta sekitar 16 persen dibandingkan hari biasa. Pada Kamis, menjadi puncak pergerakan penumpang yaitu mencapai 37 ribu lebih penumpang.

Baca juga : Pelanggaran Protokol Kesehatan Masih Marak, Jangan Paksakan Pola Hidup Baru

Peningkatan jumlah penumpang pesawat perharinya di Bandara Soekarno Hatta juga diikuti dengan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13 persen, yaitu sebanyak 460 lebih pergerakan pesawat per hari.

Selain di Bandara Soekarno Hatta, peningkatan jumlah penumpang harian terjadi di Bandara Juanda Surabaya dan Yogyakarta (YIA). Di Bandara Juanda Surabaya, terjadi peningkatan jumlah penumpang harian sekitar 11 ribu lebih penumpang per harinya, dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencapai 5 ribu penumpang per hari.

Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA), juga mengalami peningkatan sekitar 31 persen di banding hari biasa, dengan jumlah penumpang perharinya mencapai 3.600 lebih penumpang, baik yang tiba maupun yang berangkat dari YIA.

Baca juga : Buka Saja Nama 456 Perusahaan Pelanggar PSBB Yang Ditindak

Pada moda kereta api, terjadi peningkatan penumpang. Total penumpang kereta jarak jauh pada 11 kereta api yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen ke berbagai jurusan pada Kamis, mencapai 3.958 penumpang dari sebanyak 4.385 tempat duduk yang disediakan oleh PT KAI, atau terjual sekitar 90 persen dari jumlah total tempat duduk, dengan tetap membatasi kapasitas gerbong maksimal 70 persen dari total kapasitas normal.

Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi pada moda angkutan penyeberangan. PT ASDP mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni pada Kamis, 30 Juli pagi hingga Jumat pagi tercatat sebanyak 46.688 orang atau naik 147 persen dibandingkan realisasi periode sama Idul Adha tahun lalu sebanyak 31.677 orang.

Begitu juga di terminal bus Pulo Gebang, Jakarta, di mana terjadi lonjakan penumpang jelang Idul Adha, yang biasanya hanya mengangkut ratusan penumpang per hari, pada Rabu (29/7) meningkat hingga 1.200 lebih penumpang per hari.

Baca juga : Terapkan Protokol Kesehatan, Pengembang Lanjutkan Pembangunan

Dengan adanya peningkatan penumpang baik di darat, laut, udara, dan kereta api pada hari raya Idul Adha ini, di satu sisi memperlihatkan bahwa masyarakat sudah mulai percaya untuk menggunakan transportasi umum.

Namun di sisi lain, Adita menegaskan selaku regulator transportasi bersama para operator transportasi terus melakukan pengawasan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik sesuai komitmen Kemenhub untuk menciptakan transportasi aman dan sehat.

Selain kenaikan jumlah penumpang pada transportasi umum, kenaikan arus kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol. Tercatat terjadi kenaikan sebesar 0,3 persen atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020, 7,4 persen atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18 persen atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta. Diprediksi puncak arus balik Idul Adha akan terjadi pada hari ini. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.