Sebelumnya
Sinergi Lawan Covid-19
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengungkapkan, pertemuannya dengan Anies untuk meningkatkan sinergitas Polri-Pemprov DKI dalam penanganan Covid-19. Sekalian untuk bersilaturahmi memperkenalkan dirinya sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dilantik.
“Hari ini saya bersilaturahmi ke Pak Gubernur DKI sebagai pejabat Kapolda Metro Jaya yang baru, saya memperkenalkan diri,” ungkap Fadil Imran kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.
Selain itu, lanjut Fadil, mereka juga membicarakan mengenai sinergitas Pemprov DKI-Polda Metro Jaya untuk menciptakan situasi Jakarta yang aman dan kondusif. Dalam kesempatan yang sama, Anies mengucapkan selamat datang ke Irjen Fadil Imran. Pihaknya dan Polda Metro Jaya akan saling mendukung untuk memastikan Jakarta aman.
Baca juga : Pemerintah Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Jemaah Umrah
“Insya Allah kita akan saling dukung untuk memastikan bahwa kondisi ibukota selalu dalam kondisi stabil, aman, nyaman bagi kegiatan usaha, kegiatan sosial, kegiatan budaya, keagamaan. Memastikan ibukota selalu kondusif,” papar Anies.
Pasien Covid-19 Naik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat, persentase keterpakaian tempat tidur ruang rawat inap atau isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) di 98 Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terjadi peningkatan selama sepekan terakhir.
Misalnya, keterpakaian ruang tempat tidur rawat inap pada 14 November 2020 sebesar 63 persen. Kemudian meningkat menjadi 73 persen pada 21 November 2020. Sedangkan tingkat keterpakaian ruang ICU 68 persen pada 14 November 2020, dan meningkat menjadi 70 persen pada 21 November 2020.
Baca juga : Risma Perintahkan Kader Kesehatan Surabaya Antisipasi Cuaca Ekstrem
“Berdasarkan data tersebut, tingkat keterisian tempat tidur RS untuk perawatan pasien kasus terkait Covid-19 di DKI Jakarta mulai terjadi pening- katan selama dua pekan terakhir,’’ ungkap Anies di Jakarta, kemarin.
Saat ini, lanjut Anies, dari 6.012 tempat tidur isolasi, sebanyak 4.417 atau 73 persen sudah terisi. Sedangkan keterpakaian ruang ICU sudah mencapai 70 persen atau 591 sudah terisi dari 841 kapasitas maksimalnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambah- kan, berdasarkan pengamatan perilaku warga mengenai 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan) yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), terdapat stagnasi maupun penurunan persentase kepatuhan masyarakat sepekan terakhir untuk seluruh indikator.
Per 21 November 2020, data tingkat kepatuhan masyarakat yang dicatat FKM UI yaitu memakai masker di kisaran angka 65 persen, menjaga jarak 60 persen, dan mencuci tangan di kisaran 30 persen.
Baca juga : Eri-Armuji Bakal Geber Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Warga Surabaya
“Berdasarkan data dari FKM UI, kita melihat terjadi stagnasi bahkan penurunan kedisiplinan masyarakat dalam perilaku 3M,’’ jelasnya.
Menurut Anies, data tersebut sesungguhnya sejalan dengan data peningkatan kasus harian di DKI Jakarta. Jika penggunaan masker dengan benar meningkat, disiplin menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka insya Allah penularan akan menurun. Kasus akan bisa ditekan.
‘’Ini adalah ikhtiar bersama. Masyarakat disiplin 3M, kami di Pemerintah akan terus menggalakan 3T yaitu Testing, Tracing, dan Treatment,’’ jelas Anies.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.