Sebelumnya
“Presiden pernah tanya kami, ini kenapa tentara ngurusin pohon. Saya jawab ini alat kami menyelesaikan konflik, lewat keramba, bibit ikan dan pohon. Inilah yang menyebabkan Maluku jadi barometer Indonesia yang damai.
“Maluku ini Indonesia kecil. Tempat semua agama dan suku ada,” ucapnya. Tak kelar di sini, Doni juga menceritakan kiprahnya membereskan persoalan Sungai Citarum.
Saat menjabat Pangdam Siliwangi, program bersih-bersih Citarum sudah ada. Namun nggak beres-beres. Dia akhirnya mengajukan program Citarum Harum kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kementerian Kemaritiman.
Baca juga : Dokumen Pelaku Pedofil Di Gereja Katholik Sengaja Dihancurkan
Kenapa membantu? Kata Doni, kerusakan ekosistem sudah sangat parah. Sebagai pria kelahiran Cimahi, Doni mengambil tugas itu. Apa yang dilakukannya mendapat sambutan dan apresiasi dari tokoh Jabar.
Kok ada tentara yang bicara soal lingkungan dan ekosistem. Sebuah program yang melibatkan berbagai pihak di dalam satu komando. Pasukannya dikerahkan ke desa-desa. Mengajari masyarakat buang kotoran. Rupanya masyarakat daerah aliran sungai Citarum, BAB-nya langsung ke sungai.
Banyak yang tak punya MCK. Termasuk di kota, tak punya septic tank, dibuang langsung. Itu baru kotoran manusia, belum hewan dan sampah. Makanya, tak salah Citarum disebut sungai terkotor di dunia.
Baca juga : AS Minta Warganya Keluar Dari Venezuela
“Saya sampaikan, ini semua sudah dikerjakan, dana sudah ada, tapi tak ada satu komando, tidak terintergrasi. Itu masukan saya, menyelesaikan lingkungan itu harus gotong royong,” jelasnya.
Terakhir, Doni bicara soal bencana. Kata dia, dalam 19 tahun terakhir, ada 190 ribu jiwa yang tewas ka￾rena bencana. Karena itu, untuk meminimalkan, pembangunan harus berorientasi kepada kebencanaan dan tata ruang wilayah.
Pembangunan harus melibatkan pakar. Selanjutnya, dalam penanganan, saat ada bencana, gubernur dibantu Kapolda dan Pangdam agar satu komando. Yang penting lainnya, peringatan dini harus terintegrasi.
Baca juga : Kepala BNPB: Alat Pendeteksi Tsunami Akan Diamankan TNI
Berikutnya, edukasi tentang mitigasi bencana. Jakarta misalnya, ada patahan baribis, banjir dan potensi bencana lain. Ada juga patahan Lembang.
“Nah ini, kenali ancamannya, pelajari mitigasinya. Saya juga akhirnya dipaksa belajar. Dulu belajar karateristik kaliber senjata, sekarang belajar karakteristik bencana,” seloroh Doni. [FAQ/BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.