BREAKING NEWS
 

Rem Penurunan Muka Tanah

Stop Bikin Bangunan Bertingkat Di Jakut..!

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 8 September 2021 06:45 WIB
Ilustrasi pekerja menyelesaikan pembangunan di Jakarta Utara, Minggu (5/9/2021). (Foto: (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

 Sebelumnya 
Program Strategis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui penurunan muka tanah di kawasan pesisir Jakarta semakin parah.

Baca juga : Jaga Kelestarian Alam, CCEP Tanam 1500 Bibit Mangrove di DKI Jakarta

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, kawasan yang diprediksi kena dampak paling parah adalah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Dengan penanganan yang biasa-biasa saja, ketinggian di kawasan ini terancam bisa sampai minus 4,5 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada 2050.

Selain itu, wilayah lain yang terancam berada di bawah permukaan air laut yang cukup ekstrem, yakni Kamal Muara diprediksi berada di minus 3,00 mdpl, Pluit minus 4,35 mdpl, Gunung Sahari minus 2,9 mdpl, Tanjungan minus 2,1 mdpl, Ancol minus 1,7 mdpl, Marunda minus 1,3 meter mdpl, dan Cilincing minus 1,00 mdpl.

Baca juga : Citilink Digadang Geser Induk Di Holding Aviasi

Untuk mengatasi hal ini, papar Yusmada, Pemprov DKI bersama Pemerintah Pusat terus berupaya mencegah penurunan tinggi muka tanah.

“Pemprov DKI Jakarta sudah berusaha melakukan penataan tanah timbul di sepanjang pesisir, penataan mangrove, dan pembangunan deselerasi air sebagai substitusi air tanah,” ungkapnya.

Baca juga : Kemnaker Temukan 2 CPMI Tanpa Paspor Mau Diberangkatkan Ke Singapura

Upaya lainnya, saat ini pihaknya sedang membangun tanggul air. Cara ini diyakini dapat meminimalisir banjir rob di kawasan utara Jakarta. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense