BREAKING NEWS
 

Spanduk Puan Bertebaran Di Pengungsi Semeru

Ceriamu, Ceriaku Tangismu, Tangisku

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 22 Desember 2021 07:20 WIB
Spanduk Ketua DPR Puan Maharani bertebaran di lokasi pengungsi korban letusan Gunung Semeru. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Akun @ananto_ardhi menilai, memasang spanduk di lokasi bencana tak ada gunanya. "Malah seperti jadi sampah visual," ujarnya. Akun @gheajelly bilang, pengungsi lebih membutuhkan bantuan pasokan makanan, air bersih, dan pakaian. Bukan spanduk.

Akun @jontra25 ikutan menyindir. "Paket bantuan sudah disalurkan berupa baliho Puan. Demikian," ujarnya.

Baca juga : Puan Minta Pemerintah Maksimal Perhatikan Pengungsi Semeru

Politisi PDIP Ruhut Sitompul membela Puan. Dia menyebut, Puan telah bekerja untuk rakyat dan berkunjung langsung ke lokasi pengungsian korban letusan Gunung Semeru.

"Semoga rakyat tercinta di sekitar desa terdampak erupsi Gunung Semeru semakin teduh hatinya dengan adanya baliho Bu Puan Maharani, Ketua DPR RI juga tokoh PDI Perjuangan, yang terus bekerja untuk rakyat," ujarnya di akun @ruhutsitompul.

Baca juga : Indonesia CARE Hibur Pengungsi Semeru Lewat Trauma Healing

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, keberadaan spanduk itu jadi bumerang untuk Puan. Spanduk yang awalnya untuk mengenalkan atau menaikkan elektabilitas Puan justru jadi sebaliknya. Warga justru akan menilai Puan tak tulus saat memberikan bantuan.

"Seolah-olah segala cara digunakan sekalipun cara-cara yang diyakini justru akan membunuh tujuan politik sang politisi," ujar Lucius.

Baca juga : Menko Polhukam Pastikan Bantu Relokasi Pengungsi Semeru

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menyarankan, Puan seharusnya tidak melakukan pendekatan lewat spanduk kepada para korban bencana. Kata dia, spanduk yang dipasang di desa yang terdampak erupsi akan jadi kontraproduktif bagi Puan.

"Karena masyarakat tak butuh spanduk, tapi butuh sembako. Walaupun sudah memberikan bantuan ke mereka, karena pasang spanduk, akhirnya kesannya tak ikhlas," ujarnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense