BREAKING NEWS
 

Diprediksi Luhut Memuncak Di Februari

Semoga Omicron Takluk Saat Puasa Dan Lebaran

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : APRIANTO
Kamis, 13 Januari 2022 07:50 WIB
Ilustrasi gelombang ketiga Covid-19 akibat varian Omicron diprediksi akan hinggap ke Indonesia. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

 Sebelumnya 
Pensiunan tentara berpangkat jenderal bintang empat ini juga mengimbau masyarakat tidak terlalu panik, meskipun bakal ada puncak kasus di Februari. “Kita tetap harus waspada dan terus bekerja sama. Karena hanya dengan bersatu, kita bisa menghadapi gelombang baru dan keluar dari pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen dr. Alexander Ginting menuturkan, sejak pekan lalu, kasus Corona memang mengalami peningkatan. Bahkan saat ini, kasus harian sudah hampir mencapai seribu.

Penambahan kasus ini mulai berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) menjadi 5-6 persen. “Belum gelombang. Ini baru mulai riak-riak,” kata Alex, kemarin.

Adsense

Baca juga : Asproksi Dukung Pemerintah Hadapi Omicron Melalui Alkes Berkualitas

Peningkatan kasus ini, kata dia, disumbang oleh pasien yang terpapar Omicron. Untuk mengantisipasi penumpukan pasien di rumah sakit, Satgas menginstruksikan pasien yang tidak bergejala atau kondisi ringan hanya cukup melakukan isolasi terpusat.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian Omicron memang menyebar sangat cepat. Kabar baiknya, gejala yang ditimbulkan relatif ringan. Meski begitu, Budi membeberkan beberapa strategi yang sudah dipersiapkan pemerintah. Kata dia, upaya pertama adalah menaati aturan protokol kesehatan, terutama pakai masker.

Eks Dirut Bank Mandiri itu menyebutkan, strategi pemerintah dalam menanggulangi pasien yang terinfeksi Omicron telah berubah, yakni dengan fokus pada perawatan di rumah. Jika seseorang terinfeksi, akan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Baca juga : Tangerang Banyak Berubah, Pengamat: Rakyat Puas Dengan Kinerja Bang Zaki

Strategi perawatan di rumah ini nantinya akan dibantu oleh pihak pemerintah pusat dan daerah dengan bantuan layanan telemedicine. “Jika ada banyak rakyat yang terinfeksi Covid-19 nantinya bisa sembuh dengan sendiri di rumah,” harap Budi.

Strategi ketiga yang dipersiapkan pemerintah yakni percepatan vaksinasi, terutama pada kelompok rentan atau lansia. Karena, menurut Budi, kelompok tersebut merupakan segmen paling lemah masuk rumah sakit.

Epidemiolog Dicky Budiman memperkirakan gelombang ketiga akan tiba pada akhir Februari atau Maret. Meski begitu, ia menduga gelombang kasus tidak akan sebesar gelombang kedua. Dampak gelombang ketiga kemungkinan hanya akan menyebabkan setengah dari total kasus Covid-19 yang disebabkan varian Delta Usai libur Lebaran tahun lalu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense