BREAKING NEWS
 

Prestasi Kang Emil Di Dunia Olahraga, Dari Rekor Hingga Sejarah

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 9 Februari 2022 10:49 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) secara simbolis memberikan kadedeuh atau bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2022. (Foto : Humas Pemprov Jabar)

 Sebelumnya 
Jabar terakhir berhasil mempertahankan gelar pada PON III/1953 di Medan setelah sebelumnya juara PON II/1951 di Jakarta. Kala itu, pesta olahraga bergengsi tingkat nasional itu masih digelar dua tahun sekali dengan jumlah cabang olahraga tidak sebanyak seperti sekarang.

Pada PON II dari 18 cabor Jabar memperoleh 21 medali emas, 10 perak, dan 11 perunggu dengan total 42 medali. Sementara PON III Jabar meraih 24 emas, 12 perak, dan 14 perunggu dengan total 50 medali.

Pada PON Papua, Jabar mengungguli dua pesaing terdekat yakni DKI Jakarta yang finis di tempat kedua dengan 110 emas, 91 perak, dan 101 perunggu. Jawa Timur di posisi tiga jumlah emasnya sama dengan DKI, 89 perak, dan 90 perunggu.

Sementara tuan rumah Papua di posisi keempat dengan 93 emas, 67 perak, 102 perunggu. Sempat tercecer di posisi ketiga dari Papua dan DKI Jakarta pada awal, Jabar tancap gas di pertengahan event dan menyalip perolehan medali. Dan memantapkan posisi di puncak klasemen sampai akhir event.

Baca juga : Pelni Fasilitasi Harga Murah Antigen Dan PCR, Catat Syaratnya

Dari 2.218 medali yang diperebutkan, atlet Jabar berhasil menggondol 356 medali atau sekitar 16 persen. PON Papua ini dirasakan lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.

Dengan demikian, sepanjang sejarah penyelenggaraan PON yang dimulai di Keresidenan Surakarta tahun 1948, Jabar mampu lima kali menjadi juara umum yaitu pada PON II/1951 di DKI Jakarta, PON III/1953 di Medan, PON V/1961 di Bandung, PON XIX/2016 di Bandung, dan PON XX/2021 di Papua.

Sejauh ini baru DKI, Jabar, dan Surakarta yang berhasil menjadi juara umum. Jabar tiga kali juara di tanah orang.

Gelar juara umum pada PON Papua terasa berbeda karena event empat tahunan ini penyelenggaraanya sempat tertunda karena pandemi Covid­-19.

Baca juga : RI Mau Ekspor Mobil Ke Australia, Menperin: Ini Sejarah

Saat Jabar juara pandemi sedang dalam tren menurun. Ini menjadi kado tambahan bagi warga Jabar. Ridwan Kamil sampai berterima kasih kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang meraih prestasi tertinggi di ajang olahraga nasional.

Dia merasa bahagia karena menjadi bagian sejarah Papua yang baru pertama kali menggelar PON. Jabar adalah provinsi pertama yang juara di Papua.

Kemenangan ini juga menjadi catatan sejarah bangsa, karena baru pertama PON digelar di masa pandemi Covid­-19 di mana Jabar keluar sebagai juara umum.

Hasil yang diraih kontingan Jabar di PON Papua tersebut merupakan perjuangan dan kerja keras yang luar biasa dari atlet, pelatih, tim, dan keluarga. Kemenangan ini hasil keringat, tangis, dan darah orang yang berkorban.

Baca juga : Begini Kisah Perjalanan Omicron, Dari Awal Terinfeksi Hingga Kelar Isolasi

Hasil itu juga buah dari kerja keras, ketekunan, dan kedisi plinan serta kerja sama seluruh stakeholders olahraga di Jawa Barat. Kuncinya ada di pembinaan atlet.

Sebelumnya dari ajang Paralimpiade tokyo 2020, atletatlet asal Jabar berhasil meraih medali emas dan perak. [TIM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense