BREAKING NEWS
 

Genjot UMKM, Ganjar Tebar Dana Rp 1 Miliar Setiap Kabupaten

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 16 Maret 2022 18:39 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat peresmian kantor cabang Bank Jateng di Mungkid Magelang, Rabu (16/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus menggenjot pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor Usaha mikro kecil menengah (UMKM). 

Menggandeng Bank Jateng, Ganjar memberikan bantuan pada 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, untuk pengembangan UMKM, masing-masing Rp 1 miliar.

Bantuan itu secara simbolis diserahkan Ganjar saat peresmian kantor cabang Bank Jateng di Mungkid Magelang, Rabu (16/3). 

Dalam kesempatan itu, Kepala Daerah dari PDI Perjuangan ini memberikan bantuan kepada enam daerah se-Kedu, yakni Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Kebumen, Temanggung, dan Purworejo.

Baca juga : Mantap, RUPST Bank Mandiri Sebar Deviden Rp 16,82 Triliun

“Ini bentuk pembinaan kita. Kalau dari Bank Jateng, nanti seluruh kabupaten/ kota akan mendapatkan Rp 1 miliar untuk membina UMKM,” kata Ganjar.

Bantuan itu, lanjut dia, diharapkan mengungkit pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah, sekaligus mengembangkan sektor UMKM. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, tapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Adsense

“Ini baru dari Bank Jateng, belum dari yang lainnya. Dulu kita sama Bank Indonesia pernah difasilitasi pameran di Jepang, dan sekarang sudah repeat order produk-produk UMKM kita,” jelasnya.

Tak hanya bantuan dana, Ganjar juga mengajak seluruh bupati/wali kota menjadi offtaker produk-produk UMKM. Jika ada kegiatan, belanja bisa dilakukan pada pelaku usaha kecil di daerahnya masing-masing.

Baca juga : Banjir Landa Medan Dan Banten, Pegadaian Sigap Salurkan Bantuan

“Sudah ada aturannya, 40 persen dari APBD digunakan untuk pengembangan UMKM. Maka kalau ada acara, belilah di UMKM. Apakah makanan kecil, baju, sepatu, ATK (alat tulis kantor), dan lainnya,” ucapnya.

Untuk bisa melakukan itu, mesti ada pendampingan pada pelaku UMKM. Karena untuk bisa jualan menggunakan anggaran negara itu, harus masuk e-katalog.

“Provinsi Jateng sudah punya aplikasi Blangkon, daerah mungkin bisa meniru dengan membuat aplikasi lain untuk mewadahi para pelaku UMKM jualan. Kita terus dampingi UMKM bisa maju,” katanya.

Ganjar meminta Bank Jateng juga aktif mendampingi, melalui pelatihan dan pendampingan akses permodalan, serta pengembangan bisnis UMKM. Tak hanya Bank Jateng, Ganjar juga berharap lembaga keuangan lain ikut berpartisipasi.

Baca juga : Pintu Perbatasan Negara Dibuka Per 1 April, Malaysia Hapus Karantina

“Tentu banyak yang bisa dilakukan. Bank Jateng punya skema permodalan yang banyak. Ada kredit lapak, kredit milenial, kredit untuk pelaku usaha kecil yang bisa dimanfaatkan. Bank lain juga bisa berpartisipasi. Sesuai perintah presiden, kita harus berjuang bagaimana caranya ekonomi bangkit,” pungkasnya. [MFA] 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense