Sebelumnya
Dalam perspektif inilah, lanjut BG, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu, justru mendapatkan momentum.
Bila segelintir orang memandang IKN belum saatnya dibangun karena sedang pandemi, dalam pandangan BG, justru inilah saatnya Indonesia membangun IKN sebagai contoh kota yang tangguh menghadapi pandemi.
Baca juga : Tiba Di Titik Nol IKN Nusantara, Jokowi Ditepung Tawari Oleh Sultan Kartanegara
“Desain IKN Nusantara juga mengambil berbagai pelajaran dari pandemi Covid-19, kota yang tidak saja hijau, sehat, dan berteknologi tinggi (smart-forest-city), tapi sekaligus siap menghadapi pandemi. Dalam dua tahun ini, berbagai literatur tentang pandemic resilient cities banyak dipublikasikan, karena dipandang sebagai salah satu tantangan masa depan Dunia,” papar BG.
Dalam publikasi berjudul “Building More Resilient Cities to Endure COVID-19 and Future Shocks”, lembaga konsultan PricewaterhouseCoopers (PwC) menulis, “pandemi saat ini memberikan kesempatan bagi pemimpin perkotaan untuk mengambil pelajaran yang tepat agar membangun ketangguhan sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk jangka panjang, menghadapi bencana, wabah, baik yang alami maupun karena ulah manusia. Kota-kota di dunia sangat rentan; Covid-19 terbukti sangat merusak; 95% dampaknya berada di daerah perkotaan.”
Baca juga : Dibilang Meninggal Covid Tapi Kok Memar-memar
Desain kota yang tangguh terhadap bencana dan wabah, menurut BG, akan melengkapi sistem ketahanan nasional dalam bidang kesehatan yang sedang dikembangkan untuk menghadapi ancaman wabah berikutnya. Termasuk di sini membangun kemandirian produksi vaksin, obat-obatan, dan peralatan, serta memperkuat surveillances system, forecasting & analytics sebagai bagian dari pengembangan medical intelligence.
“Kemampuan sebuah Bangsa untuk survive ditentukan oleh kemampuannya mengambil pelajaran dari setiap tragedi. Apakah kita akan mengabaikan begitu saja Covid-19, padahal telah tercatat sebagai peristiwa yang paling mengubah dunia secara merata sejauh ini?” tutup BG. [RCH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.