RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan faktor keamanan dan kesehatan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri ini.
Polri dan stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai macam upaya dan strategi untuk mewujudkan hal tersebut. Hal itu disampaikan Kapolri saat mengecek kesiapan pengamanan mudik Lebaran di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Selasa (26/4).
Peninjauan dilakukan Sigit bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh seluruh anggota dalam menghadapi potensi kemacetan di arus mudik," ujar Sigit usai meninjau Pos Terpadu Rest Area KM 57.
Baca juga : Cegah Korupsi, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pelototi Pengadaan Barang Dan Jasa
Sigit memastikan, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mencegah terjadinya kepadatan ketika puncak arus mudik terjadi.
Sigit pun menyarankan masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal, sesuai imbauan yang dikeluarkan Presiden Jokowi. Hal itu untuk mengurangi beban serta kemacetan yang terjadi pada puncak arus mudik, 28-30 April mendatang.
Dia juga mengingatkan masyarakat yang mudik, untuk menempuh jalur alternatif selain tol, seperti jalur Pantai Utara dan Pantai Selatan, untuk menghindari kemacetan.
Semua upaya itu dilakukan demi menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, proses rekayasa yang dilaksanakan mulai dari proses ganjil-genap, contraflow sampai one way di H-4 yang akan dilaksanakan rencana mulai pukul 17.00 sampai 24.00 WIB mengarah ke timur.
Baca juga : Lestari Imbau Pembangunan Kedepankan Pelestarian Lingkungan
"Ini harus disesuaikan dengan rekayasa yang bisa mendukung kegiatan tersebut. Kita mengimbau untuk masyarakat yang sudah memiliki kesempatan dan sudah libur bisa segera mudik lebih awal," imbaunya.
Informasi soal rekayasa itu akan terus disampaikan melalui berbagai jalur media sehingga masyarakat bisa terhindar dari potensi kemacetan.
Selain fokus menciptakan mudik yang aman, Sigit mengingatkan semua pihak terkait untuk fokus juga mewujudkan mudik yang nyaman dan sehat bagi masyarakat.
Pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu telah disiapkan serta bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan ketika melaksanakan mudik. Pos-pos ini bisa dimanfaatkan masyarakat yang kelelahan dan ingin istirahat.
Baca juga : Wamendag Puji Kerja Sama Lintas Kementerian Dan Pemda Jaga Pasokan Bahan Pokok
"Masyarakat bisa beristirahat dan bagi yang berbuka puasa juga disiapkan takjil. Kami juga berupaya angka kecelakaan selama arus mudik bisa ditekan seminimal mungkin," tutur eks Kabareskrim Polri tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.