BREAKING NEWS
 

Yang Tewas Bukan Cuma Brigadir J, CCTV Juga Mati

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 16 Juli 2022 08:05 WIB
Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan Selasa (12/7/2022). (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Akun @Janey_Ponto menilai, alibi yang dibuat kepolisian sangat memper­taruhkan kredibilitas institusi. Sebab, CCTV saat ini mayoritas menggunakan Digital Video Recorder (DVR) dan bukan decorder. “Kasihan, ke depannya bakal makin parah,” ujarnya.

Menurut @JonRuahGinting, bila korban meninggal dan CCTV tidak ada, maka para pelaku adalah sekaligus saksi. Akibatnya, yang bisa terjadi adalah ngarang bebas. “Ini lucu, polisi baku tembak dengan polisi, yang mati duluan CCTV,” sindir @Rosedah76.

Akun @Katiran mengatakan, mungkin mereka menganggap seluruh masyarakat Indonesia bodoh semua. Sehingga, ketika ada kasus yang melibatkan pejabat penting, pasti ujung-ujungnya kamera CCTV rusak.

Baca juga : LPSK Beri Perlindungan Keluarga Brigadir J

“CCTV gitu amat ya, giliran dibutuhkan malah mati,” keluh @Machmad133.

Padahal, kata @Affan_Dahari, ke­polisian merupakan institusi yang se­lalu mengutamakan kewaspadaan dan keamanan yang tinggi di setiap waktu. Sedangkan, CCTV merupakan salah satu alat keamanan yang disebut mati.

“Akan terus jadi pertanyaan publik dan otomatis publik akan meragukan state­ment itu,” kata dia.

Baca juga : Polisi: Semuanya Luka Tembak

Menurut @Sarina, setelah kasus ini selesai, CCTV di kompleks tersebut akan menyala kembali. “Jadi nggak usah diperbaiki,” saran dia.

Tak hanya dalam kasus ini, kata @CCTV Poncol, CCTV juga mati di jalan tol tempat kejadian laskar Front Pembela Islam (FPI). Versi polisi, pada peristiwa tersebut juga ter­jadi baku tembak dengan pihak kepolisian.

Namun, @Maria_Ferizka tidak mem­permasalahkan matinya CCTV tersebut. Dia bilang walau tidak ada CCTV, kunci utama bisa ditanyakan kepada istri Ferdy Sambo, karena sebagai korban yang sangat tahu kejadian yang sesungguhnya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense