BREAKING NEWS
 

Hari Ini Akan Datang Ke KPK

Anies Tidak Ciut Sedikitpun

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 7 September 2022 06:40 WIB
Anies Baswedan dipanggil sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, pada Selasa, 21 September 2021. (Antara Foto/ M Risyal Hidayat).

 Sebelumnya 
Kendati demikian, Pakar Ekspresi Handoko Gani menangkap 2 kata yang penting dari Anies. Pertama membantu. Yang kedua, jelas. Kedua kata ini, nilainya akan menjadi penentu Anies berada di barisan yang salah atau benar dalam kasus Formula E tersebut.

Sementara secara emosi, Ahli Human Lie Detector tak dapat memungkiri ada perasaan tidak nyaman ketika harus menjelaskan kasus dugaan korupsi tersebut. Tapi, ia tidak menangkap adanya perasaan gugup dari Anies.

Baca juga : HKI Jadi Jaminan Utang, OJK Masih Godok Aturan

“Kalau berbicara gugup, sebetulnya belum terlihat secara jelas. Kalau takut itu baru bisa dilihat besok,” nilainya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria meminta semua pihak tidak berburuk sangka dengan dipanggilnya Anies ke KPK. Menurutnya, pemanggilan ini justru untuk membuat kasus ini menjadi lebih jelas.

Baca juga : Anies Didorong Cabut Keringanan Retribusi

“Saya kira kita semua berhusnuzan, berprasangka baik terhadap Pemerintah DKI Jakarta yang melaksanakan Formula E dan kita juga senantiasa berhusnuzan berprasangka baik pada KPK yang melaksanakan tugas fungsi dan kewenangannya,” kata Riza.

Lantas apa yang akan diLalu apa saja yang akan ditanyakan KPK ke Anies hari ini? Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata membeberkan beberapa bocoran pertanyaan penting yang akan dilemparkan ke mantan Mendikbud periode pertama presiden Jokowi itu.

Baca juga : Jasa Raharja Terjunkan Tim Data Korban Kecelakaan Maut Di Bekasi

“Lebih kurang biasanya terkait dengan proses perencanaan, awalnya itu seperti apa, tawaran dari mana. Kemudian direncanakan, kemudian proses penganggarannya, kemudian pelaksanaannya sampai dengan pertanggungjawabannya,” ungkap Alexander Marwata, kemarin.

Selain itu, KPK sebutnya juga ingin tahu apakah event balap mobil listrik itu untung atau tidak. “Karena kalau tujuannya bisnis kan pasti pertimbangannya nanti mendapatkan keuntungan, banyak wisatawan yang datang menginap, menumbuhkan ekonomi kan. Itu yang perlu kami klarifikasi bagaimana penganggarannya,” jelasnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense