RM.id Rakyat Merdeka - Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M ditutup sore ini, Jumat (19/5).
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan kuota dasar secara nasional sudah terpenuhi. Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji.
Baca juga : Sejak Diluncurin 2012, Honda Brio Sudah Laku 500 Ribu Unit Lebih
Jumlah ini terdiri atas 203.320 kuota jemaah haji reguler dan 17.680 kuota jemaah haji khusus.
"Sampai sore ini, tercatat 208.819 jemaah telah melunasi Bipih 1444 H, termasuk di dalamnya adalah jemaah yang masuk kuota cadangan,"ujar Saiful di Jakarta, Jumat (19/5).
Baca juga : Lestari Imbau Pemerintah Serius Cegah Pernikahan Di Bawah Umur
Menurutnya, jemaah yang melunasi sudah melebihi kuota dasar secara nasional yang mencapai 203.320 jemaah haji reguler.
"Jika kuota dasar 203.320 sementara yang melunasi 208.819, berarti sudah ada kelebihan kuota cadangan hingga 5.499 jemaah," tutur Saiful.
Baca juga : Diluncurkan Ganjar 2019, Aplikasi Jalan Cantik Sudah Tangani Ribuan Aduan Jalan Rusak
Saiful menambahkan, tahap pelunasan sementara ini tidak diperpanjang. Tahapan berikutnya adalah pemaketan layanan bagi jemaah haji dan proses pem-visa-an.
Jemaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Rabu 24 Mei 2023. Gelombang pertama akan menuju Madinah untuk menjalani ibadah Arbain sebelum diberangkatkan ke Makkah. "Proses pem-visa-an Kita akan kebut. Alhamdulillah bio visa sudah 90 persen" pungkas Saiful. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.