Sebelumnya
"Kalau kita hitung, banyaknya orang yang diperkirakan menderita hipertensi sekitar 70 juta lebih penduduk Indonesia," ujar Fatcha.
Menurutnya, sebelum seseorang menderita hipertensi ada faktor risiko yang jadi penyebab hipertensi, antara lain, pola makan yang tidak sehat, biasanya pola makan dengan kandungan gula garam lemak yang melebihi batas normal setiap harinya.
Kemudian aktivitas fisik yang kurang dianjurkan, untuk setiap hari bisa melakukan aktivitas fisik sekitar 15 - 20 menit untuk mencegah munculnya penyakit tidak menular.
Karakteristik dari pengidap hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis mereka mengatakan masih merasa sehat walaupun tekanan darah tinggi. Mereka tidak merasa sakit, dan ini adalah populasi yang paling besar.
Baca juga : Impor Baju Bekas Rugikan Negara
Dr. Erwinanto dari Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia mengatakan klasifikasi hipertensi di Indonesia mengacu pada klasifikasi Eropa, yakni hipertensi dibagi menjadi sejumlah derajat yaitu :
1. Optimal dengan tekanan darah >120/<80,
2. Normal dengan tekanan darah 120-129/80-84,
3. High Normal dengan tekanan darah 130-139/85-89,
Baca juga : Andien, Rilis Single Kisah Kekerasan Mantan
4. Grade 1 Hypertension dengan tekanan darah 140-159 /90-99,
5. Grade 2 Hypertension dengan tekanan darah 160-179/100-109,
6. Grade 3 Hypertension dengan tekanan darah >180/ >110,
7. Isolated Systolic Hypertension dengan tekanan darah >140/>90.
Baca juga : Mendes PDTT Sebut BUM Desa Untuk Kesejahteraan Warga Desa
"Rata-rata tekanan darah yang harus dicapai adalah kurang dari 130/80 tapi tidak lebih rendah dari 120/70. Artinya target tekanan darahnya adalah antara 120-129/70-79," ujar Erwinanto. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.