Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Mendes PDTT Sebut BUM Desa Untuk Kesejahteraan Warga Desa

Jumat, 14 Oktober 2022 21:28 WIB
Program BUM Desa Sentosa Bori, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Program BUM Desa Sentosa Bori, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meninjau pengolahan rotan jadi kursi di BUM Desa Sentosa Bori, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar optimistis perekonomian masyarakat setempat akan terus meningkat jika BUM Desa bisa dikelola dengan baik.

Oleh karena itu, Gus Halim mengingatkan kepala desa, para perangkat dan masyarakat Desa Bori untuk membeli hasil produksi BUM Desa. Hal ini sebagai upaya untuk menekan inflasi di desa serta menumbuhkan rasa cinta pada produk-produk lokal.

Baca juga : Menteri BKPM Umumkan Kementerian dan Pemda Terbaik Investasi 2022

"Kehadiran BUMDes adalah sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat desa. Manfaatkan semua potensi masyarakat desa. Itu prinsip membangun kesejahteraan. Kalau duit banyak berputar di masyarakat maka yang menikmati hasilnya juga masyarakat," kata Gus Halim, Jumat (14/10).

Dia menjelaskan, bahwa penggunaan produk dalam negeri termasuk hasil produksi BUM Desa dan UMKM terus dikampanyekan pemerintah. Salah satunya, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dilaksanakan sejak Juli dan ditutup pada Kamis, (13/10).

Kampanye melalui Gernas BBI telah mampu mengubah tiga aspek penting yaitu kesadaran, sikap, dan perilaku penggunaan produk-produk dalam negeri.

Baca juga : Menpora Sambut Baik Rencana Kedatangan Tim FIFA Ke Indonesia

Selain di masyarakat luas, kampanye penggunaan barang lokal juga dilakukan di kantor pemerintahan, salah satunya di Kemendes PDTT. Gus Halim bahkan melarang jamuan air mineral dari luar negeri.

"Sekarang di Kemendes saya haramkan air mineral kemasan dari luar. Semua sugatan (jamuan) maupun seminar kit harus dari BUM Desa. Semua produk UMKM semua produk BUM Desa," terangnya.

Sementara itu, Direktur BUM Desa Sentosa Bori ,Jurleksi Harikse menjelaskan, pihaknya memanfaatkan rotan sebagai bahan utama pembuatan kursi, keranjang barang, dan lain sebagainya.

Baca juga : PNM Salurkan Bantuan Untuk Kenyamanan Umat Hindu

Jumlah kursi yang bisa dihasilkan dalam sehari mencapai 5-7 unit sesuai dengan besar kecilnya barang.

"Ini bukan bambu tapi rotan. Hasil pelatihan dari Balai Makassar," ujar Jurleksi.

Pelatihan yang diikuti para anggota BUM Desa Sentosa Bori berlangsung di Balai Besar Latihan Masyarakat Makassar.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.