RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyambut Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/7).
Pertemuan yang berlangsung hangat itu membahas sejumlah isu penting. Diantaranya soal Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kesempatan itu, PB PMII yang diketuai Muhammad Abdullah Syukri menyerahkan kajian akademis terkait IKN.
Baca juga : Presiden Jokowi Puji Perbaikan Jalan Di Jawa Tengah Capai 88 Persen
"Kita membuat jurnal akademis setebal 350 halaman," kata ketum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri selepas pertemuan, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/7).
Menurutnya, kajian akademis ini merupakan bukti bahwa aktivis hari ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan negara di masa depan.
"Aktivis hari ini juga bisa berkontribusi," lanjutnya.
Baca juga : Jokowi Mulai Geber Perbaikan Jalan Di Sejumlah Provinsi
Selain membahas IKN, PB PMII juga menyampaikan pandangan soal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ketum PB PMII menekankan pentingnya mencerdaskan pemilih muda melalui berbagai kegiatan di tingkatan organisasi mulai dari tingkat rayon hingga PB.
"Kalau kita hitung ribuan forum seminar, pelatihan workshop, dan lain sebagainya untuk mencerdaskan pemilih muda karena besok kita menghadapi pesta pemilu yang 50 persen lebih pemilihnya adalah pemilih muda," tandasnya.
Presiden Jokowi, yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mendengarkan dengan seksama aspirasi dan usulan dari PB PMII.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.