BREAKING NEWS
 

Makin Sering Batuk-batuk, Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Ke Level III

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 1 Januari 2024 13:18 WIB
Peta kawasan rawan bencana di sekitar Gunung Lewotobi, NTT. (Foto: PVMBG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan kenaikan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga).

Kenaikan status tersebut, mempertimbangkan hasil evaluasi aktivitas G. Lewotobi Laki-laki periode 1 Desember 2023 – 1 Januari 2024. Berikut rinciannya;

Pengamatan visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-800 meter dari puncak.

Pasca erupsi tanggal 23 Desember 2023, teramati adanya rekahan di sebelah barat laut puncak sepanjang 160 meter, dan mengeluarkan asap putih tebal de tinggi 300 meter.

Pada tanggal 1 Januari 2024, teramati adanya pusat erupsi baru yang berasal dari rekahan di sebelah tenggara-selatan puncak G. Lewotobi Laki-laki.

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur, tenggara, barat daya, barat dan barat laut.

Suhu udara sekitar 19-32°C. Terjadi Letusan dengan tinggi 1000-1500 meter dari puncak, kolom abu letusan berwarna putih, kelabu hingga hitam.

Pengamatan instrumental

Baca juga : Gunung Anak Krakatau Batuk-Batuk Terus, Statusnya Level III Waspada

Selama periode 1 – 31 Desember 2023, terekam 5 kali gempa letusan/erupsi, 44 kali gempa hembusan, 3 kali gempa harmonik, 1 kali gempa tremor non-harmonik, 7 kali gempa tornillo, 20 kali gempa vulkanik dangkal, 113 kali gempa vulkanik dalam, 42 kali gempa tektonik lokal, 79 kali gempa tektonik jauh, dan gempa tremor menerus dengan amplitudo maksimal 2 – 5.1 mm (dominan 3.7 mm).

Pada tanggal 1 Januari 2024 pukul 00.03 WITA, terjadi peningkatan gempa tremor menerus, dengan amplitudo mencapai 7 mm.

Potensi Bahaya

Potensi bahaya yang dapat terjadi adalah erupsi eksplosif, dengan jarak lontaran material erupsi lebih dari 3 km.

Aktivitas erupsi yang lebih kuat dapat menyebabkan longsoran pada bagian rekahan. Selain itu, juga dapat menyebabkan terjadinya awan panas, yang jarak luncurnya dapat mencapai 4 km ke arah barat laut, utara, dan selatan tenggara.

Evaluasi dan rekomendasi

Berdasarkan pengamatan visual selama periode 1 Desember 2023 hingga 31 Desember 2023, aktivitas vulkanik G. Lewotobi Laki-laki terlihat mengalami peningkatan yang signifikan.

Kolom asap teramati dengan tinggi antara 300-800 meter dari kawah pusat, atau dari rekahan yang berada di sebelah barat laut puncak.

Adsense

Dengan munculnya rekahan baru di arah  timur laut pada tanggal 1 Januari 2024, aktivitas hembusan asap kawah semakin melebar. Sehingga, tingkat ancaman akan semakin meningkat.

Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Batuk-Batuk, Status Level II Waspada

Pengamatan kegempaan menunjukkan adanya peningkatan gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal yang cukup signifikan, dalam satu bulan terakhir.

Terekamnya gempa tremor menerus menyebabkan kenaikan nilai real-time seismic amplitude measurement (RSAM) yang cukup signifikan.

Kemunculan gempa-gempa ini mengindikasikan adanya peningkatan tekanan/stres pada tubuh gunung api, yang berkaitan dengan suplai magma pada kedalaman dalam dan dangkal.

Kegempaan yang meningkat sejak 12 Desember 2023, diikuti pula dengan munculnya gempa-gempa tornillo, yang berkaitan dengan pergerakan fluida pada sistem hidrotermal.

Kondisi tersebut diikuti dengan erupsi/letusan serta hembusan, yang mengindikasikan aktivitas vulkanik dangkal atau sudah di permukaan.

"Hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan adanya peningkatan aktivitas visual dan kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki. Dengan mewaspadai terjadinya awan panas pada arah rekahan kawah, tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III (SIAGA), terhitung 1 Januari 2024 pukul 04:00 WITA," demikian pernyataan PVMBG via laman resminya, Senin (1/1/2024).

Rekomendasi

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki – laki serta pengunjung/ wisatawan, diimbau  tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan G. Lewotobi Perempuan.

Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Batuk-batuk Lagi, Status Level II

Imbauan ini juga berlaku pada radius 4 km dalam arah baratlaut-utara dan selatan-tenggara dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat diminta tenang dan mengikuti arahan Pemda, serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

PVMBG memastikan, Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT atau PVMBG Badan Geologi di Bandung.

PVMBG akan selalu berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana setempat, dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Untuk informasi lebih jelas, dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi PVMBG Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di nomor telepon 022-7272606.

Tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki laki akan dievaluasi kembali secara berkala, atau jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan.

Tingkat aktivitas dianggap tetap, jika evaluasi berikutnya belum dikeluarkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense