BREAKING NEWS
 

Kenapa Wamenkeu Ada 2? ini Penjelasan Pratikno

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 18 Juli 2024 17:49 WIB
Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Foto: RM.ID/UMM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara (Menseneg), Pratikno mengungkapkan penambahan kursi wakil menteri di kementerian merupakan hal wajar. Mengingat, tidak ada regulasi khusus yang mengatur pembatasan jumlah kursi wamen. Hal itu disampaikan Pratikno usai Presiden melantik politisi partai Gerindra, Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan II.

"Wamen kan memang tidak ditentukan dalam peraturan presiden tentang kelembagaan. Lagi pula, (jumlah wamen lebih dari satu) bukan hanya di Kementerian Keuangan," kata Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2024). 

Adsense

Baca juga : Gelar Penglaris Buat Krejcikova

Pratikno lantas mengingatkan bahwa porsi Wakil Menteri Keuangan di pemerintahan pertama Jokowi memang berjumlah dua orang. "Dan ingat pada periode yang lalu Wamenkeu kan ada dua. Kementerian BUMN dulu juga wamennnya dua. Jadi nggak ada sesuatu yang baru," ucap Pratikno. 

Pratikno mengatakan, hadirnya Thomas di Kementerian Keuangan bertujuan untuk keberlanjutan kinerja guna menyiapkan anggaran yang dibutuhkan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nanti.

Baca juga : Mengapa Trump Jadi Sasaran Pembunuhan

"Ini kan bagian dari keberlanjutan Pak Suahasil Nazara (Wamenkeu I) tugasnya mengawal pelaksanaan APBN tahun 2024. Sedangkan Pak Tomi ditugaskan untuk menyiapkan dan mengawal APBN 2025. Jadi, ini bagian dari keberlanjutan," terang dia. 

Diketahui, jumlah wakil menteri di Kementerian Keuangan bertambah menjadi dua setelah Presiden Jokowi melantik politisi partai Gerindra, Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan II. Thomas dilantik Presiden sebagai Wakil Menteri Keuangan II bersamaan dengan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Yoliot Tanjung Wakil Menteri Investasi atau Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense