BREAKING NEWS
 

Pengamat Sayangkan Megawati Mau Ketemu Kapolri Gegara Kasus Hasto

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Rabu, 31 Juli 2024 06:23 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Politik Ujang Komaruddin mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri bisa dinilai mengintervensi hukum dalam kasus yang menjerat Sekjen Hasto Kristiyanto.

Menurut Ujang, jika Hasto tidak terlibat, tentu tidak akan menjalani proses pemeriksaan penyidikan.

Baca juga : Wasekjen PBNU Sayangkan Pernyataan Nusron Soal Pansus Haji

“Dalam konteks itu, saya melihat kalau mendatangi Kapolri itu bagian dari perang psikologi antara Megawati dengan institusi hukum khususnya dengan Kepolisian. Harusnya, ya biarkan kepolisian bertindak sesuai hukum, karena bagaimana pun hukum tidak boleh diintervensi oleh siapapun,” kata Ujang.

Adsense

Sebelumnya, dalam acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo 2024 yang digelar di Jakarta, Selasa (30/7), Megawati mengomentari proses hukum yang diduga melibatkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Bahkan Megawati berjanji akan menemui Kapolri.

Baca juga : Pengamat: Pemilihan Ketua DPD Hak Para Senator

“Jadi saya bilang sama Hasto udah nggak usah takut, nanti kalau kamu diambil, aku pergi ke Kapolri, aku bilang gitu. Coba ingin apa ngomong si Kapolri itu. Lho iya lah enak saja,” kata Megawati.

Ujang menyayangkan pernyataan Megawati tersebut. Menurutnya pernyataan itu meremehkan proses hukum yang sedang berjalan. Sejatinya, hukum dan keadilan patut ditegakkan.

Baca juga : Harimau Malaya Waspadai Semua Skuad Garuda Muda

“PDIP Partai penguasa selama 9 tahun ini juga banyak persoalan, soal Sekjen PDIP Hasto kembalikan ke mekanisme hukum. Harus ditegakkan pada tingkat kesalahannya ya harus dihukum, kalau tidak salah ya dibebaskan, hal itu untuk menjaga roh sebagai hukum,” tegas Ujang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense