BREAKING NEWS
 

Ikut Pelatihan Pramusaji Dari AMANAH, Lima Teman Tuli Langsung Dapat Kerja

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Jumat, 2 Agustus 2024 08:59 WIB
Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) memilih lima peserta terbaik dari Pelatihan Pramusaji (waiter-waitress) Bersama Teman-teman Tuli. Para peserta terpilih itu langsung dapat kesempatan bekerja di cafe atau restoran di Aceh. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) memilih lima peserta terbaik dari Pelatihan Pramusaji (waiter-waitress) Bersama Teman-teman Tuli. Para peserta terpilih itu langsung dapat kesempatan bekerja di cafe atau restoran di Aceh.

“Progresnya luar biasa, lebih dari yang saya perkirakan. Walaupun, memang kawan-kawan tuli ini perlu waktu untuk belajar atau untuk praktik di tempat kerja yang non tuli karena ada keterbatasan,” tutur instruktur pelatihan, Normansyah, Kamis (1/8/2024).

Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan selama empat hari sejak 29 Juli hingga 1 Agustus 2024. Pelatihan yang digelar di Ivory Coffee, Banda Aceh itu merupakan kolaborasi AMANAH dengan Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

Baca juga : Gali Potensi Disabilitas, AMANAH Latih Teman Tuli Di Aceh Jadi Pramusaji Cafe Dan Restoran

Para peserta diakui sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dari hari pertama hingga terakhir. Sikap tersebut menunjukkan keseriusan untuk menjadi pramusaji profesional dan mendapatkan pekerjaan sesuai minat.

“Kita pikir mereka sangat serius. Selama ini, tak ada dunia kerja yang menampung tapi begitu dikasih kesempatan mereka tak menyia-siakan kesempatan itu dan bekerja keras,” ujar Normansyah.

Adsense

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi tentang pelayanan yang baik di cafe dan restoran. Selain pengetahuan untuk menjadi waiter-waitress, para peserta juga diedukasi tentang kopi Gayo dari ahlinya.

Baca juga : Kelas Anggota Creative Nilam Hasilkan Formula Parfum Berkualitas

Terakhir, mereka harus melewati simulasi dan ujian praktik melayani pengunjung secara langsung. Tahapan tersebut sekaligus menjadi bahan penilaian tim AMANAH untuk memilih peserta terbaik yang akan ditempatkan bekerja.

“Insyaallah ada lima orang yang terbaik. Ini pun kita agak bingung memilihnya karena rata-rata nilainya bagus dan semua juga punya etos belajar, etos kerja yang baik. Kemudian, nanti mereka akan ditempatkan (bekerja),” ujar Normansyah.

Menurutnya, kegiatan seperti itu sangat bermanfaat bagi para penyandang disabilitas agar mereka mendapat pekerjaan yang sesuai. Oleh karena itu, ia mengapresiasi inisiatif AMANAH untuk memberikan kesempatan yang sama kepada teman-teman tuli.

Baca juga : Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, Eka Hospital Gandeng The Jakmania Persija

Potensi para peserta bisa menjadi modal berharga bagi pengusaha untuk mem-branding cafe dan restoran mereka. Normansyah berharap para peserta diberi kesempatan untuk bekerja sebagai waiter-waitress di cafe-cafe atau restoran di Aceh.

“Karena, mereka punya kemampuan dan kekurangan mereka bisa didukung dengan visual. Dengan kartu-kartu, dengan bahan-bahan lain untuk mendukung. Insyaallah tidak ada masalah,” katanya meyakinkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense