RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Masyarakat Sumatera Selatan (IMA) membahas sejumlah isu strategis tentang pembangunan daerah mulai dari pelabuhan hingga Islamic Center.
Hal itu dibahas dalam rapat kerja pertama Ikatan Masyarakat Sumatera Selatan Masa Bakti 2024-2029. Rapat di Golden Ballroom Hotel The Sultan Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Ketua Panitia, Didi Apriadi menyampaikan, momen yang sangat strategis dalam membahas rencana pembangunan kedepan di Sumsel diadakan saat ini. Dengan mengusung tema "Sinergi dan Harmonisasi IMA Sumsel untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat serta Daerah Sumatera Selatan" diharapkan pembangunan dirasakan masyarakat Sumsel secara luas.
Baca juga : LRPM Undira Tingkatkan Kerja Sama Internasional Kembangkan Energi Terbarukan
"Rapat ini membahas tiga pokok, pertama memajukan pusat pemerintahan Sumsel, kedua melanjutkan pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api dan Tanjung Carat yang sudah lama masa KeK-nya mau dicabut. Maka sayang sekali dan ketiga melanjutkan kembali pembangunan Islamic Center yang di dalamnya ada Masjid Sriwijaya di Jakabaring," ujarnya.
Lanjut dia, tiga hal ini sejak lama ditunggu masyarakat Sumsel. Di samping itu ia menyebut bahwa Sumsel memiliki potensi yang cukup besar sumber daya alamnya. "Tiga hal ini cukup lama yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Rapat ini bagaimana solusi jangka pendek untuk masyarakat. Mudah-mudahan hasilnya akan baik untuk kesejahteraan masyarakat Sumsel," harapnya.
PJ Gubernur Sumsel, Elen Setiadi mengatakan, ada beberapa hal yang disampaikan dan catatan strategis yang disampaikan oleh IMA kepadanya selaku pejabat gubernur. Tentu ini sangat baik untuk pengembangan di wilayah Sumsel ke depan.
Baca juga : Sosialisasi 4 Pilar ke KAHMI, Ketua MPR Dorong Peningkatan Pembangunan Desa
"Pertama soal pemindahan pusat pemerintahan yang masuk program jangka panjang kita untuk perluasan pelabuhan Tanjung Carat. Selain itu pembangunan Masjid Sriwijaya masuk program jangka pendek kita karena saya nilai urgent," bebernya.
Ketua IMA Sumsel, Noor Marzuki menambahkan, apa yang dilakukan saat ini merupakan bentuk tangung jawab masyarakat Sumsel yang ada di Jakarta. "Kita ingin masyarakat tetap berkontribusi untuk Sumsel," tutupnya.
Turut hadir tokoh di antaranya tokoh politik Hatta Rajasa, Marzuki Ali, dan Dirjen Perhubungan Laut Dr. Capt. Antoni Arif, Warek UIN Palembang Prof Dr Zainal Effendi Berlian.
Baca juga : Jamin Keamanan Transaksi Perbankan & Berbagai Kebutuhan, PERURI Luncurkan Smart Card
IMA sebagai wadah warga asal Sumsel yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangsel dan Tangerang sekitarnya. IMA berupaya mengembangkan potensi SDA, SDM seni budaya, tradisi masyarakat, kearifan lokal, ilmu pengetahuan serta menggali Sejarah Sriwijaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.