BREAKING NEWS
 

Perpusnas Berbagi Keberhasilan Transformasi Perpustakaan ke Negara Asia-Pasifik

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 12 Agustus 2024 15:40 WIB
Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso memukul gong saat membuka kegiatan Knowledge Sharing Program on Library Transformation Based on Social Inclusion, di Yogyakarta, Senin (12/8/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Luar Negeri, dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bersama Colombo Plan kembali berbagi praktik terbaik dalam memperkuat peran perpustakaan umum dalam pembangunan sosial.

Upaya kolektif ini dituangkan dalam kegiatan bertajuk Program Berbagi Pengetahuan tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) atau Knowledge Sharing Program on Library Transformation Basedon Social Inclusion.

Program berbagi pengetahuan tentang TPBIS yang diselenggarakan tahun ini diselenggarakan di Yogyakarta, dengan peserta sebanyak 19 peserta dari 11 negara Asia-Pasifik. Mereka akan berbagi pengalaman mengenai TPBIS selama 7 hari.

Baca juga : Perpusnas Akuisisi 536 Naskah Kuno, Pengarusutamaan Naskah Nusantara

“Saya mengucapkan selamat datang kepada para peserta yang berasal dari berbagai negara, yaitu Bangladesh, Bhutan, Laos, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, Filipina, Vietnam, serta Indonesia,” ujar Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso, saat membuka kegiatan yang tahun ini mengusung tema “Leveraging the Role of Public Libraries in Strengthening Local Community: Best Practices”, di Yogyakarta, Senin (12/8/2024).

Adsense

Program Berbagi Pengetahuan tentang TPBIS pertama kali digelar di Jakarta dan dibuka pada 13 November 2023. Saat itu menghadirkan 18 peserta dari enam negara anggota Colombo Plan dan Indonesia.

Untuk tahun ini, kata Joko, peserta akan diinapkan di desa-desa TPBIS unggulan untuk merasakan, mengalami, dan belajar langsung bagaimana TPBIS dilaksanakan.

Baca juga : Sinergi RI - Vietnam Hasilkan Transformasi Budidaya Lobster Berkualitas

“Kami berharap pendekatan ini akan memberikan wawasan yang lebih kaya dan berkesan, serta memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya perpustakaan dalam transformasi sosial,” tambahnya.

Ia berharap, negara kerja sama Selatan-Selatan ini dapat memetik hikmah dan manfaat dari kegiatan ini guna meningkatkan peran perpustakaan dalam menguatkan literasi masyarakat secara inklusif.

Pada tahun mendatang, program ini diharapkan berlanjut dan digelar di tempat berbeda. “Mempertimbangkan kesuksesan program di tahun lalu dan implementasi program tahun ini, kami mengusulkan bahwa tahun depan program berlanjut di Bali,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense