BREAKING NEWS
 

Dipastikan Istana, 14 Dan 15 Agustus Tak Ada Reshuffle

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 15 Agustus 2024 08:20 WIB
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana. (Foto: Antara/Pradanna Putra Tampi/aa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pihak Istana bicara soal isu reshuffle kabinet yang menghangat dalam dua hari ini. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, memastikan tidak ada agenda reshuffle kabinet pada tanggal 14 dan 15 Agustus 2024.

Kendati demikian, Ari mengingatkan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden. Reshuffle dilakukan sesuai dengan kebutuhan Presiden.

“Seperti yang telah disampaikan Bapak Presiden ke media, 13 Agustus 2024 di IKN, pengangkatan dan pemberhentian menteri adalah hak prerogatif Presiden yang dapat dipergunakan jika diperlukan,” ungkap Ari, saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2024).

Sebelumnya, Jokowi tidak membantah rumor yang menyebutkan akan melakukan reshuffle kabinet. Kata Jokowi, selama masih menjabat sebagai Presiden, berarti punya hak prerogatif untuk melakukan bongkar pasang pembantunya di pemerintahan. “Ya, kalau diperlukan,” kata Jokowi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).

Jokowi memastikan, posisinya sebagai Presiden masih berlaku sampai 20 Oktober 2024 nanti. Pergantian di kabinet bisa saja terjadi sesuai kebutuhan. “Kalau diperlukan. Saya kan sudah ngomong dari dulu, kalau diperlukan. Saya masih punya hak prerogatif itu,” tegas Jokowi.

Baca juga : Kata Dasco Tambah 3 Partai, KIM Plus Makin Super

Lalu, apa kata para menteri menanggapi kabar reshuffle? Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, irit bicara ketika ditanya soal reshuffle.

“Nggak tahu saya,” jawab Luhut singkat, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (14/8/2024).

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, enggan berandai-andai ketika ditanya soal reshuffle.

Adsense

“Ya, tunggu saja, tunggu saja,” sebut Arifin, di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).

Arifin meminta semua pihak menunggu sampai ada pengumuman resmi dari Jokowi. “Sesuatu pasti ada waktunya,” jelasnya.

Baca juga : Menko Airlangga Terima Anugerah Tanda Kehormatan Bintang RI Utama

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga ogah menanggapi serius wacana perombakan kabinet.

“Terserah kepada Presiden, mau reshuffle tanggal 19, tanggal 20, haknya, ya. Hak prerogatif Presiden,” ucap Ketum PAN yang akrab disapa Zulhas ini, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Senada, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, juga mengaku tidak mengetahui wacana kocok ulang kabinet.

“Saya nggak tahu itu (reshuffle kabinet),” imbuh Bahlil, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Kendati demikian, Bahlil mengingatkan, reshuffle merupakan hak prerogratif Kepala Negara. “(Reshuffle) hak prerogatif Presiden,” jelas menteri yang disebut-sebut sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar itu.

Baca juga : Golkar Sudah Terlatih Menghadapi Badai Politik

Penegasan Istana tidak ada reshuffle di pekan ini, turut direspons netizen. “Perlu diinget ya, keputusan reshuffle kabinet adalah hak preogratif dari Presiden @jokowi. Jadi, mau ada reshuffle atau nggak, nggak ada masalah harusnya. Toh, juga Presiden @jokowi masih ingin bekerja dengan baik sampe akhir masa jabatanya nanti,” tutur @JatmikoRifiawan.

“Lusa,” tulis @LAmido7 merespons pernyataan Ari Dwipayana bahwa kemarin dan sekarang tidak ada perombakan kabinet.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 15 Agustus 2024 dengan judul Dipastikan Istana, 14 Dan 15 Agustus Tak Ada Reshuffle

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense