BREAKING NEWS
 

Peduli Pendidikan Daerah 3T

Autodesk ASEAN, Cahayatama Indonesia, Kementerian ATR/BPN Salurkan CSR

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 16 Agustus 2024 09:49 WIB
Yayasan CTIF berkolaborasi dengan Kementerian ATR BPN, menerima CSR Pendidikan dari Autodesk ASEAN. [Foto: DOK]

 Sebelumnya 
Sementara Managing Director Autodesk ASEAN, Ivy Rainer menuturkan, Autodesk berkomitmen hadir di Indonesia dan akan menjadi mitra jangka panjang, untuk bekerja sama tidak hanya dengan ATR-BPN, tapi juga dengan Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya, termasuk dengan yayasan seperti Yayasan Cahayatama Indonesia.

“Kami menyediakan jutaan lisensi pendidikan secara global untuk semua universitas. Kami ingin hal yang sama juga berlaku di Indonesia," ungkap Ivy.

Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Rachma Fitriati, mengapresiasi CSR Pendidikan dan menilai tepat kolaborasi ini.

Baca juga : Pupuk Indonesia Minta Kepastian Pasokan Gas

Menurutnya, hal ini sejalan dengan prioritas program pertama dari Asta Cita Presiden RI terpilih 2024-2029, tentang penguatan sistem peningkatan kualitas SDM di Indonesia dengan fokus meningkatkan kerjasama lembaga pendidikan, Pemerintah dan industri untuk peningkatan pemanfaatan digital dan teknologi.

Rachma menyebutkan, rekomendasi ATR-BPN untuk Autodesk ASEAN kepada Nannie Hadi Tjahjanto selaku ketua umum yayasan, tentunya karena harus menjadi contoh model bagi pendekatan kebijakan pentahelix ke depan.

"Kami melihat, rekam jejak Nannie Hadi Tjahjanto sebagai founder dari SMA Pradita Dirgantara harus menjadi role model. Dengan kurikulum plus IB dan Cambridge, SMA beasiswa penuh ini menempati rangking ke-3 UTBK se-Indonesia. Padahal baru meluluskan empat angkatan," terangnya.

Baca juga : Jemaah Haji Indonesia Dimuliakan Arab Saudi

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), merupakan syarat utama mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SNBT).

Tentunya, sambung Rachma, penyaluran CSR Pendidikan untuk memfasilitasi pemanfaatan teknologi Autocad bagi seluruh siswa SMA PD dan juga Akademi Angkatan Udara TNI AU ini, harus menjadi role model bagi yayasan lain di Indonesia.

Sedangkan Lin Afriansyah Noor, pendamping Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), sekaligus anggota Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) juga mengapresiasi CSR Pendidikan ini. Dia berharap, di masa depan, Autodesk ASEAN bukan sekadar memberikan software Autocad, namun juga pelatihan pada siswa peserta untuk pemanfaatan digital dan teknologi ini.

Baca juga : Dukung Kualitas Pendidikan Di Indonesia, Acer Luncurkan Platform Guraru

"Dalam kaitan ini, penyaluran CSR Pendidikan berdasarkan rekomendasi Kementerian ATR-BPN ini, ke depannya dapat menjadi model terbaik bagi Kementerian/Lembaga lain di Indonesia. Saya sangat mengapresiasi Kementerian ATR-BPN, karena memberi contoh baik tentang makna sebuah kolaborasi," pungkasnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense