RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3 September 2024, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga khususnya umat Muslim di Indonesia. Mantan Wakil Menteri Agama itu menyampaikan pentingnya menyambut Paus Fransiskus dengan keramahan dan sikap yang baik, sesuai dengan ajaran Islam.
"Saya mohon kepada warga masyarakat Indonesia, jadilah penerima tamu yang baik. Ini adalah perintah agama. Semua agama mengharuskan umatnya untuk menghargai tamunya," kata Prof Nasaruddin, dalam wawancara eksklusif dengan Rakyat Merdeka, di Masjid Istiqlal, Jakarta, pertengahan Agustus lalu.
Prof Nasaruddin menjelaskan, dalam Islam, menghormati tamu, adalah sebuah kewajiban. Sekalipun tamu tersebut non-Muslim. Apalagi kata dia, Paus yang sudah berkali-kali menerima pejabat Indonesia di Vatikan dengan baik.
Baca juga : Paus Fransiskus Ke Istiqlal, Prof Nasaruddin: Bukti RI Aman Dan Toleran
"Ini adalah kunjungan balasan, dan sudah sepatutnya kita melakukan hal yang sama," paparnya.
Selain itu, Prof Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari kunjungan ini. Prof Nasaruddin, mengaku menyaksikan sendiri bagaimana Paus selalu menyampaikan kalimat-kalimat yang mencerahkan dan selalu menekankan pentingnya perdamaian dan persaudaraan.
"Saya kira itulah fungsi tokoh agama, untuk memberikan pernyataan yang mencerahkan semua pihak," ungkapnya.
Baca juga : Perluas Pasar, Jasindo Syariah Genjot Literasi Dan Edukasi Ke Gen Z
Prof Nasaruddin juga berharap agar kunjungan ini dapat mempererat kerja sama antarumat beragama di Indonesia. Terakhir, Imam Besar mengakui persiapan kunjungan ini tidak mudah dan memohon maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan. Kata dia, banyak sekali orang yang ingin diundang, tetapi undangan sangat terbatas.
Dalam rencana kunjungan Paus ke Masjid Istiqlal pada hari Kamis, 5 September 2024, Paus tidak akan masuk ke dalam masjid karena faktor kesehatan.
"Kami telah menyiapkan tenda di dekat Terowongan Toleransi untuk menyambut beliau," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.