BREAKING NEWS
 

Penyidikan Korupsi Pengadaan APD

Pejabat Kemenkes Ngacir Setelah Diperiksa KPK...

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : RIFFMY
Jumat, 13 September 2024 06:10 WIB
Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Arianti Anaya (kiri) keluar ruangan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/9/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arianti Anaya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin, (Kamis, 12/9/2024).

Mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes itu diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) tahun 2020.

Arianti datang tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10 pagi. Ia didampingi seorang asisten wanita.

Baca juga : Dikritik JK Jarang Ngantor & Tak Pernah ke Daerah, Nadiem Bungkam

Pejabat eselon I Kemenkes itu mengenakan baju warna cokelat, yang dipadukan celana panjang dan jilbab warna hitam. Arianto mengenakan masker hitam, menutupi sebagian wajahnya.

Selang beberapa menit, Arianti diminta naik ke ruang pemerik­saan di lantai dua. Sendirian tanpa didampingi sang asisten.

Usai menjalani pemeriksaan selama lima jam, Arianti turun dari ruang pemeriksaan pada pukul 15.35 WIB.

Baca juga : Soal Jatah Menteri, Prabowo & Koalisi Sudah Diskusi, Belum Bagi-bagi

Didampingi asistennya, Arianti berlari menghindari awak media yang menunggu di lobby.Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya.

“Jangan diganggu dulu ya, ibu ya,” ucap asistennya sambil menarik tangan Arianti. Mereka menuju mobil Kijang Innova putihyang menunggu di halaman.

Keduanya langsung meloncat ke dalam mobil begitu pintu mobil dibuka. Mobil bernomorB 1862 DGD tancap gas meninggalkan gedung KPK.

Baca juga : Rumah Mendes Digeledah KPK, Imin Cs Pasrah, Tapi Bertanya-tanya

Arianti seharusnya menjalani pemeriksaan pada Senin, 9 September 2024 lalu. Tapi ia takhadir dan minta dijadwalkanulang pada hari Kamis 12 September 2024.

Adsense

Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Namun identitas ketiga tersangka belum diumumkan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense