Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jurus Bacagub Jelang Pilkada Jakarta 2024, Antara Janji Manis Vs Realistis
Seno Arya Bagaskoro: Kami Tak Janjikan Yang Muluk-muluk
Kamis, 12 September 2024 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam proses Pilkada, peran Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sangat penting. RT dan RW bisa jadi ujung tombak meraih kemenangan. Karena itu, masing-masing kandidat maupun tim pemenangan akan gigih meraih simpati dan dukungan dari RT dan RW.
Seperti dalam Pilkada Jakarta 2024. Dua pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur (Bacagub-Bacawagub) Jakarta menyampaikan janji-janji manis kepada Ketua RT maupun RW. Dua pasangan itu, yakni Ridwan Kamil-Suswono (Rido) Vs Pramono Anung-Rano Karno.
Pasangan Rido berjanji memberikan anggaran setiap RW di Jakarta sebesar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta, supaya Jakarta berkeadilan. “Masa, Bandung bisa, Jakarta nggak? Apa yang terjadi? RW-RW, warganya ikut memikirkan, mendesain sendiri wilayahnya," ujar Ridwan Kamil, saat menyambangi Gerakan Membangun Jakarta (Gerbang) di kantor Badan Musyawarah Betawi, Jakarta Timur, Jumat (6/9/2024).
Baca juga : Wamenhan Siap Awasi Penggunaan Anggaran
Tak mau kalah, pasangan Pramono Anung-Rano Karno juga berjanji akan menaikkan gaji RT/RW jadi dua kali lipat. Untuk ketua RT yang sebelumnya Rp 2 juta, menjadi Rp 4 juta per bulan.
"Untuk RW, dari Rp 2,5 juta jadi Rp 5 juta," kata Pramono di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jumat (6/9/2024).
Berbagai program yang dilontarkan oleh kandidat gubernur Jakarta ini, menuai komentar beragam dari berbagai kalangan, maupun dari masing-masing tim sukses (timses).
Baca juga : Urusan Lobi, Beringin Serahkan Sama Bahlil
Timses pasangan Pramono Anung-Rano Karno, Seno Arya Bagaskoro menilai, janji yang diucapkan pasangan Rido harus dicerna dengan baik oleh masyarakat.
Saat Ridwan Kamil menjabat Gubernur Jabar, lanjutnya, apakah semua programnya sudah direalisasikan. “Masyarakat Jakarta sangat cerdas,” ucap Seno.
Tak mau jagoannya dikecilkan, timses pasangan Rido, Abdul Aziz meminta agar tidak menyamakan antara Jakarta dan Jabar terkait program yang belum terealisasi.
Baca juga : Perempuan Mesti Pahami Perubahan Iklim
Dijelaskan Aziz, Jabar dan Jakarta sangat berbeda anggarannya. APBD Jabar Rp 37 triliun. Sedangkan Jakarta Rp 85 triliun. “Wajar kalau memimpin Jabar lebih sulit merealisasikan program,” katanya.
Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Seno Arya Bagaskoro, tentang janji-janji manis untuk RT dan RW.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya