RM.id Rakyat Merdeka - Petinju profesional asal Sukadana, Kalimantan Barat (Kalbar) Daud Jordan menantang petinju Filipina, Manny Pacquiao alias Pacman. Kalau terwujud, duel ini tak hanya mempertemukan 2 petinju legend di Asia Tenggara, tapi akan jadi ajang unjuk kekuatan dua Senator di ring tinju. Seperti diketahui, sekarang kedua petinju itu sudah terjun ke politik. Daud Jordan baru terpilih sebagai Senator mewakili Kalbar, sedangkan Pacman sudah lama jadi Senator di Filipina. Lalu, siapa yang paling jago? Kita tunggu saja.
Tantangan duel ini disampaikan Daud usai memukul KO petinju asal Argentina, Hernan Leandro Carrizo. Pertandingan keduanya digelar dalam laga Di Khatulistiwa" di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Kalbar, Sabtu (7/9/2024) malam. Daud keluar sebagai pemenang dan berhak mempertahankan sabuk gelar juara dunia International Boxing Association (IBA) World Super Lightweight.
"Sedang dalam tahapan negoisasi. Mulai minggu depan, manajemen saya, MPRO International, akan membuka komunikasi dengan bung Manny Pacquiao yang berada di Filipina," ungkap Daud, di Sukadana, Kalbar, Kamis (12/9/2024).
Daud berharap, Pacman menerima tantangannya. "Mudah-mudahan pertarungan itu bisa terwujud dan diselenggrakan di Indonesia pada tahun 2025," harap Daud.
Petinju berjuluk The Boxing Senator ini, menambahkan, aktivitasnya sebagai petinju profesional tak akan menghalangi tugas-tugasnya sebagai Senator. Daud yang terpilih sebagai Senator dengan suara tertinggi tidak hanya di Kalbar, tapi tertinggi se-Kalimantan dengan perolehan 527.697 suara itu, telah memahami seluruh tugas pokok dan fungsi seorang Senator, serta berjanji akan menjaga amanah masyarakat yang dititipkan kepadanya.
Baca juga : Kemenhub Tunggu Pemerintahan Baru
"Tanggal 20 September, saya sudah di Jakarta, 1 Oktober pelantikan. Sejak saat itu, saya akan menjalankan tugas dan fungsi sebagai Senator," tegasnya.
Soal aktivitas latihan, Daud menyatakan, tidak harus berlatih di sasana tinju yang dimilikinya di Sukadana, Kalbar. Ia bisa berlatih di Jakarta, maupun daerah-daerah lain, di sela aktivitas atau menjalankan tugas sebagai Senator.
"Meski tugas-tugas sebagai Senator tidak mudah, saya telah menentukan prioritas dan berkomitmen untuk menjaga amanah yang dititipkan," tuturnyam
Tak lupa, Daud juga mengucapkan terima kasih kepada para Senator, politisi nasional, tokoh-tokoh daerah, serta seluruh masyarakat Indonesia, yang telah mendukungnya dalam pertandingan melawan petinju Argentina, Hernan Leandro Carrizo. Menurutnya, kemenangan melawan Carrizo merupakan kemenangan dan doa seluruh masyarakat Indonesia.
"Itu berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia. Ke depan, saya mohon doa dan dukungan agar dapat menjalankan tugas sebagai Senator secara baik, serta tetap membanggakan Indonesia di kancah tinju dunia," tandasnya.
Baca juga : Jalan Rusak Dan Parkir Liar Paling Dikeluhkan Warga
Terpisah, Presiden Direktur MPro International, Gustiantira Alandy mengatakan, pihaknya telah membuka komunikasi dengan Pacman, untuk pertarungan Daud selanjutnya. Menurutnya, pertarungan Daud Vs Pacman tak sekadar menarik perhatian dunia olahraga, tapi juga panggung politik. Karena keduanya merupakan Senator dari masing-masing negara.
"Kami menergetkan, laga tersebut dilakukan di tahun 2025, sehingga pertarungan itu juga menjadi duel yang mempertemukan Senator antar negara," ujar Alandy.
Namun, ia mengaku belum bisa memastikan waktu dan tempat pelaksanaan pertandingan tersebut.
Kalau duel ini terwujud, Alandy memastikan, pihaknya akan menyedikan kursi atau tempat VVIP bagi para Senator dari kedua negara, sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan Indonesia-Filipina.
"Yang pasti, kami akan memberikan ruang bagi para Senator dari ke dua negara, agar momen 'boxing senator fight' juga mempererat hubungan kedua negara," pungkasnya.
Baca juga : Southampton Vs Manchester United, Jabatan Ten Hag Jadi Taruhan
Sebelumnya, tokoh Kalbar yang juga mantan Ketua DPD RI Oesman Sapta (OSO) mengapresiasi kemenangan Daud Jordan. OSO yang didampingi istri, serta puluhan anggota DPD, menonton langsung duel Daud dengan petinju Argentina tersebut.
"Daud memang hebat. Dia dari bawah, dari sebuah kampung yang kecil, tempat kami dilahirkan, yang namanya Kayong Utara, Sukadana, dan di situ menumbuhkan juara-juara yang tidak mau sombong dan selalu bersahabat dengan semua orang di seluruh Indonesia. Contohnya Daud," kata OSO, saat diwawancarai.
OSO menyebut, kini Daud bukan hanya seorang petinju tetapi sekarang sebagai Senator. "Dan Senator dengan suara terbanyak di seluruh Kalimantan Barat. Seluruh Kalimantan. Gila ini," kata OSO sambil menepuk-nepuk kening Daud.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.