Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bikin Macet Dan Picu Kecelakaan Di DKI
Jalan Rusak Dan Parkir Liar Paling Dikeluhkan Warga
Jumat, 13 September 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ada ribuan laporan masuk berisi keluhan mengenai jalan rusak ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Mereka berharap, perbaikan jalan segera dilakukan dengan cepat agar tidak memperparah kemacetan.
Dilansir dari akun Instagram Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, @biropemerintahandki, pada Juli 2024, aduan soal jalan menjadi yang terbanyak. Selama Juli, terdapat 16.125 laporan yang telah selesai ditindaklanjuti melalui sistem Cepat Respons Masyarakat (CRM).
Dari belasan ribu aduan tersebut, terdapat lima kategori laporan terbanyak yang diadukan. Yakni, mengenai jalan sebanyak 2.370 laporan, sampah 1.649 laporan, parkir liar 1,548 laporan, pohon 1.483 laporan dan Keluhan fasilitas gedung Pemerintah Daerah (Pemda) 1.070 laporan.
Baca juga : Southampton Vs Manchester United, Jabatan Ten Hag Jadi Taruhan
Jalan rusak, bergelombang atau berlubang kerap menjadi musuh para pengendara. Tidak jarang, kondisi jalan yang rusak menyebabkan pengendara kecelakaan. Contohnya, Kamis (25/4/2024) seorang pengendara motor tewas di Jalan Plumpang Semper Raya, Koja, Jakarta Utara.
Korban itu wanita berusia 20 tahun, tewas terlindas truk usai terjatuh dari motor sport Yamaha R15 yang ditungganginya akibat menghantam jalan rusak bergelombang di lokasi.
Masih banyaknya jalan rusak di Jakarta menjadi sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan. August mendesak Pemprov DKI Jakarta meningkatkan fasilitas sarana umum di Jakarta. Hal ini, menurut dia, penting untuk mendukung Jakarta menjadi kota berskala global.
Baca juga : Badminton Hong Kong 2024, Jojo Dan Ginting Menyala
“Saya ingin menekankan pentingnya manajemen lalu lintas yang lebih baik dan perbaikan infrastruktur jalan secara berkelanjutan,” kata August kepada Rakyat Merdeka, Rabu (11/9/2024).
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mendorong Pemprov untuk mengimplementasikan sistem monitoring yang lebih canggih dan responsif dalam mengawasi kondisi jalan. Sehingga Dinas Bina Marga, sebagai pihak yang berwenang dapat segera memperbaiki jalan yang rusak sebelum ada korban.
August menyebut, penting untuk menggunakan teknologi terbaru dalam pemantauan dan pemeliharaan jalan untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Baca juga : Pejabat Kemenkes Ngacir Setelah Diperiksa KPK...
“Bisa berupa sensor di jalan untuk mendeteksi kerusakan dini,” ujarnya.
Selain itu, agar jalan tidak mudah rusak, August minta saat pembangunan atau perbaikan jalan, gunakan bahan atau material yang bagus. “Dan metode perbaikan yang lebih baik,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya