Sebelumnya
“Semua berpulang terhadap prinsip hukum ya, equality beforethe law. Dan itu yang saya sampaikan. Kembalikan saja ke norma, siapapun kedudukannya sama di mata hukum,” ujar Harli yang menjadi peserta tes wawancara sesi pertama ini.
Harli mengemukakan dalam tes wawancara, panelis juga menanyakan integritas, bagaimana membangun hubungan pimpinan KPK dengan Dewan Pengawas KPK. Kemudian, soal bagaimana membangun dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap KPK.
Selanjutnya, mengenai pelibatan sektor swasta dalam konteks pemberantasan tindak pidana korupsi. Karena selama ini lebih dititikberatkan kepada penyelenggara negara.
Baca juga : Puji Karakter Arya Saloka
“Maka ke depan sebenarnya, baik sektor negara maupun swasta ini, harus bersama-sama. Karena kalau kita mau melihat Indonesia Emas 2045, maka perannya ini kan sangat luar biasa,” ujarnya.
Kolaborasi tak hanya dengan sesama aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan. Bahkan, dengan lembaga lainnya seperti Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Calon lainnya, Agus Joko Pramono menyampaikan bakal menangkis isu negatif KPK, andai nanti terpilih. Salah satu upayanya dengan transparansi.
Baca juga : Trump Jadi Sasaran Pembunuhan Lagi, Pilpres AS Makin Panas
“Saya berusaha untuk menyampaikan bahwa transparansi itu penting. Sehingga berita-berita negatif itu dengan mudah, isunya dieliminasi,” ujarnya usai tes wawancara.
Agus juga menjawab mengenai kapasitas personal, proyeksi untuk KPK, dan bayangan tugas jika terpilih menjadi petinggi di lembaga itu.
Sementara mantan Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih mengaku ditanya soal langkahnya nanti jika menjadi komisioner KPK. Selebihnya mengenai dirinya dan pelacakan rekam jejak transaksi keuangannya.
Baca juga : 21 Oktober Prabowo Lantik Anggota Kabinet
“Saya senang juga tadi, transaksi-transaksi ke saya juga bisa diketahui. Menurut saya bagus sekali itu model begitu,” ujar usaimenjalani proses wawancara.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 18 September 2024 dengan judul Banyak Pemantau Yang Diundang, Tak Hadir, Tes Wawancara Capim KPK Akhirnya Digelar Terbuka
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.