BREAKING NEWS
 

Lantik Pengurus Baru, IKPI Berkomitmen Bantu Pemerintah Genjot Angka Kepatuhan Wajib Pajak

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Kamis, 19 September 2024 16:40 WIB
Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld (kiri), Staf Khusus Menkeu Yustinus Prastowo (tengah) dan Mantan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hadi Purnomo (kanan). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) berkomitmen terus menggenjot angka kepatuhan wajib pajak guna meningkatkan pendapatan negara.

Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld mengatakan, sebagai intermediaries dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, IKPI mempunyai kewajiban moril untuk membantu pemerintah mewujudkan target penerimaan negara melalui sektor perpajakan.

Beberapa hal yang dilakukan IKPI untuk mewujudkan hal tersebut adalah meningkatkan angka kepatuhan wajib pajak. 

:Caranya dengan melakukan edukasi dan sosialisasi, membantu pengisian SPT Tahunan wajib pajak badan/UMKM dan wajib pajak lainnya yang merupakan klien dari ribuan anggota IKPI," kata Vaudy dalam acara peringatan Hari Jadi ke-59 IKPI sekaligus pelantikan pengurus pusat IKPI di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (19/9/2024).

Diungkapkan Vaudy, IKPI juga hadir untuk memberikan pemikiran-pemikirannya kepada pemerintah khususnya yang menyangkut peraturan perpajakan.

"Kami selalu diminta untuk memberikan buah pikir sebelum Kemenkeu mengeluarkan peraturan menteri keuangan atau DJP mengeluarkan peraturan dirjen pajak. Dan kami selalu bersedia untuk itu,” katanya. 

Namun demikian, di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat serta peningkatan minat masyarakat untuk profesi konsultan pajak, maka saat ini adalah saat yang tepat negara hadir untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk mendapatkan konsultan pajak yang berkompeten, profesional, dan berintegritas, sekaligus memberikan kepastian hukum untuk tata laksana profesi konsultan pajak dalam bentuk Undang-Undang Konsultan Pajak

“Kami berharap di hari jadi ke-59 ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan bisa menginisiasi lahirnya Undang-Undang Konsultan Pajak. Ini harapan terbesar dari wajib pajak dan konsultan pajak seluruh Indonesia, dan kami bersama-sama akademisi, wajib pajak, politisi akan terus memperjuangkan lahirnya undang-undang ini,” ujarnya.

Sesuai dengan tema HUT ke-59 IKPI, Vaudy menginginkan IKPI harus menjadi asosiasi yang bermanfaat bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga berguna untuk masyarakat, dan negara. 

"Jadi IKPI bukan hanya sekadar ada atau hadir di Indonesia, tetapi manfaatnya juga harus dirasakan. Itu salah satu tujuan mulia dari terbentuknya asosiasi ini,” kata Vaudy.

Peran konsultan pajak sangat melekat dengan upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak dalam melaksanakan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Profesi konsultan pajak semakin dibutuhkan oleh masyarakat wajib pajak dan semakin diminati oleh masyarakat sebagai profesi. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah anggota IKPI yang meningkat secara drastis dalam empat tahun terakhir ini.

“Saat ini anggota IKPI sudah mencapai lebih dari 7.000 di seluruh Indonesia dan tersebar di 12 pengda dan 42 cabang,” kata Vaudy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense