BREAKING NEWS
 

Tekan Pengangguran Hingga Stunting, Pemdaprov Jabar Siapkan Dana Insentif

Reporter : DIDDY RACHMAT RIDJADI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 10 Oktober 2024 07:59 WIB
Sekda Jabar Herman Suryatman di Gedung Bale Asri Pusdai, Bandung, Rabu (9/10/2024). (Foto: Dok. Pemprov Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintahan Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan menyediakan insentif tambahan Rp20 - 50 juta pada 2025 bagi camat yang dinilai sukses mengakselerasi indikator makro provinsi.

Indikator makro provinsi mencakup penanggulangan kemiskinan, stunting, pengangguran dan penciptaan lapangan kerja, serta menstimulus laju pertumbuhan ekonomi.

Insentif tambahan bagi para camat diambil dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) yang dikelola Bapenda Jabar.

Baca juga : Tingkatkan Harapan Hidup Sehat, Ajinomoto Ajak Masyarakat Bijak Konsumsi Garam

"Dana optional itu dari provinsi, dari PKB dan BBNKB kemudian ditransfer ke kabupaten kota melalui Bapenda Jabar, dan kami minta untuk dikawal sampai ke kecamatan. Itu salah satu direktif dari Pak Gubernur dari kami provinsi," ujar Sekda Jabar Herman Suryatman di Gedung Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Rabu (9/10/2024).

Herman mengumumkan komitmen Pemdaprov untuk memberikan insentif tambahan saat memimpin rakor yang dihadiri 209 camat dari seluruh Jabar.

Adsense

Ke -209 camat tersebut dipanggil dan menerima tugas langsung dari Sekda Jabar, untuk Jabar maju dan terdepan.

Baca juga : Sayang Kelas Menengah-Bawah, Pemerintah Lanjutkan Subsidi Dan Insentif

"Hari ini kami memanggil para camat, patriotic call. Jawa Barat memanggil para camat untuk mengabdi di atas rata - rata di kecamatan masing - masing," ujar Herman Suryatman.

Melalui insentif, Herman berharap para camat membangun wilayahnya tidak saja dari perspektif kabupaten/kota tapi sudut pandang provinsi.

"Bukan perspektif kecamatan untuk kecamatan," ujar Herman.

Baca juga : Bamsoet Terima Penghargaan Visionary Leadership dari Kamar Entrepreneur Indonesia

"Posisi Bapak Ibu (Camat) sangat strategis. Jawa Barat maju atau tidak salah satunya ditentukan oleh kinerja camat," tambah Herman.

Menurutnya, kecamatan hebat jika desa atau kelurahannya hebat. "Kita harus mulai dari lapangan, pastikan desa hebat, pastikan kelurahan hebat yang paling bertanggung jawab atas hebatnya desa kelurahan adalah camat," pungkas Herman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense