RM.id Rakyat Merdeka - Diplomasi tak melulu di meja perundingan. Tapi juga bisa dilakukan di taman. Seperti saat Konjen RI Cape Town, Tudiono, bersama istri diundang khusus oleh Menteri Keuangan Western Cape, Hon. Diedra Baartman dan menggelar pertemuan sambil lesehan di Taman Wisma Premier, Western Cape, Afrika Selatan.
Tudiono menyebut pertemuan di area hijau yang berada di lembah Table Mountain, Cape Town ini dengan Garden Diplomacy atau diplomasi taman. Keduanya, berdiskusi soal pertamanan dan lingkungan hidup.
"Hon. Diedra Baartman gemar pertamanan," kata Tudiono.
Kesukaan Menkeu pada taman diketahui, saat Menteri Baartman mengungkapkan kekagumannya pada keindahan taman KJRI Cape Town di resepsi diplomatik peringatan HUT RI ke-79 dan 30 tahun hubungan diplomatik RI-Afsel pada 10 Oktober 2024 lalu.
Halaman KJRI Cape Town 124, Rosmead Avenue, Kennilworth, Cape Town itu, sebut Tudiono dipenuhi dengan aneka tanaman dan bunga seperti magnolia, maple trees, stelecia, mawar, kaktus, hingga protea.
"Di acara resepsi diplomatik itu Menkeu Diedra Baartman hadir yang pertama dan pulang hampir yang terakhir," tuturnya.
Baca juga : Debut Prabowo Jadi Presiden, Gelar Pertemuan Bilateral Dengan Tamu Negara
Ia menceritakan, sekitar setahun yang lalu, KJRI Cape Town terus menata taman di halaman KJRI Cape Town dan Wisma Konjen. Tujuannya, agar nyaman dan asri serta representatif bagi Indonesia sebagai negara besar anggota G-20.
"Rupanya upaya ini memperoleh tanggapan yang sangat baik dari sejumlah pihak," lanjutnya.
Ketika diundang Menkeu Baartman, Tudiono diajak berkeliling Taman Wisma Gubernur sambil berdiskusi. Wisma Gubernur ini dinamakan Leeuwenhof dan berlokasi di lembah Table Mountain, Cape Town.
"Rupanya pertamanan yang terkait erat dengan lingkungan hidup menjadi salah satu instrumen diplomasi yang sangat baik yakni “Garden Diplomacy” untuk menjalin, memperluas dan memperdalam hubungan dengan negara mitra," kata Konjen.
Kepada Tudiono, Baartman yang didampingi pengelola taman menjelaskan bahwa wisma Premier Provinsi Western Cape, Leeuwenhof merupakan salah satu bangunan yang tertua di Cape Town yang dibangun pada tahun 1693. Sebelumnya taman tersebut digunakan untuk usaha pertanian dan peternakan.
Properti yang luasnya mencapai 2 hektar ini kemudian dibeli oleh Pemerintah Provinsi Western Cape pada tahun 1936. Pada tahun 1994 Leeuwenhof resmi menjadi kediaman Premier Western Cape, setelah penghapusan rezim apartheid di Afsel.
Baca juga : Dorong UMKM Go Global, Peruri Gelar Pelatihan Strategi Branding Di Bandung
Kompleks Leeuwenhof yang dipenuhi tanaman langka dan indigenous seperti spekboom, pohon ara dan zaitun, yellow-wood merupakan area yang dilindungi.
Leeuwenhof, sebutnya memiliki penataan taman yang terstruktur, seperti pemisahan pohon dan tanaman indigenous untuk memastikan preservasi, dan tanaman tropis seperti lidah buaya dan pisang, serta tersendiri memiliki taman bunga mawar dan edelweiss.
Dikatakan, Pemerintah dan masyarakat Afsel memberikan perhatian khusus terhadap pertamanan. Negara tersebut merayakan Garden day setiap pada 20 Oktober.
Garden day ini, terangnya, dimaksudkan untuk mengapresiasi upaya dan ketelatenan para warga Afrika Selatan untuk merawat dan mempercantik wilayah-wilayah dengan pertanaman yang hijau. Selain memperindah lokasi, sekaligus mempertahankan preservasi lingkungan hidup.
Setelah berkeliling area pertamanan, Menteri Baartman, Konjen RI Cape Town dan isteri pun di ajak lesehan di atas tikar yang digelar di rerumputan yang rindang.
Pada kesempatan ini, Konjen RI Cape Town menyampaikan bahwa pada Minggu (20/10) adalah hari bersejarah bagi Indonesia yakni pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wakil Presiden dalam Sidang Paripurna MPR.
Baca juga : ESQ-FK Unair Teken MOU Dan Gelar Pelatihan Kesehatan Mental
Selain itu, tahun ini merupakan tahun istimewa karena sejak Juli 2024 ibu kota pemerintah RI berpindah ke Ibu Kota Nusantara yang berkonsep ramah lingkungan, hijau dengan penataan taman yang indah dan smart city.
"Menteri Baartman menyampaikan selamat atas pelantikan Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wakil Presiden," imbuh Tudiono.
Selain itu, Menkeu Western Cape ini menyebut Indonesia sebagai salah satu negara kunci dalam kerja sama Afsel ke depan. Menteri Baartman yakin hubungan dan kerjasama yang telah terjalin baik akan semakin kokoh di masa yang akan datang.
Menteri Baartman, sebutnya juga berkeinginan untuk dapat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara. Ia ingin melihat ibu kota baru Indonesia itu yang mengusung konsep ramah lingkungan, hijau dengan penataan taman yang indah dan smart city.
Di akhir pertemuan, Konjen Tudiono mengundang Menteri Keuangan Baartman ke Wisma Konjen RI untuk menikmati sajian aneka kuliner khas Indonesia. Menkeu Bartman menyambut baik undangan tersebut dan mencari jadwal yang pas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.