RM.id Rakyat Merdeka - Pakar hukum tata negara Prof. Mahfud MD, mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto memberantas korupsi. Bahkan menyebut akan mengejar koruptor sampai ke Antartika.
Kata Mahfud, tertangkapnya pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar dengan uang tunai dan emas mencapai Rp 1 Triliun jadi pintu masuk Presiden Prabowo membenahi hukum dan peradilan di Indonesia.
Mahfud menyarankan Presiden Prabowo mengejar koruptor lain dengan mengembangkan kasus ini. Apalagi, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap, Zarof sudah melakukan kejahatan itu sejak 2012.
Baca juga : Budi Arie: Arahan Presiden Prabowo Menggugah Semangat
"Pak Prabowo janjinya mau mengejar sampai ke Antartika. Jadi nggak usah ke Antartika dulu, ke rumah Zarof saja sekarang, ini dulu perkara apa saja katanya terjadi sejak 2012. Masih bisa dibuka, hakim yang sudah pindah, hakim yang sudah pensiun, bisa diadili lagi," ujar Mahfud Hal itu disampaikan Mahfud dalam episode terbaru podcast Terus Terang Mahfud MD yang tayang di kanal YouTube Mahfud MD Official dilihat, Rabu (30/10/2024).
Dia menduga kuat, barang bukti yang mencapai Rp 1 triliun bukan cuma milik Zarof. Tetapuli milik hakim-hakim yang diduga menitipkan uangnya.
Apalagi, selama menjabat atau setidaknya sampai sebelum pensiun, Zarof Kepala Balitbang Diklat Kumdil di Mahkamah Agung. Artinya, Zarof bukan hakim, melainkan diduga pihak yang mengurus atau menjadi semacam perantara.
Baca juga : PKB Dukung Prabowo Pecat Menteri Yang Tak Sejalan
"Dia bukan hakim, hanya pejabat, sama dengan Sekretaris Mahkamah Agung bukan hakim, yang kemudian korupsinya sangat besar itu," sebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.
Mahfud masih punya harapan terhadap komtimen Prabowo dalam pemberantasan korupsi. Harapan itu tumbuh usai mendengar pidato perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI di MPR maupun dalam statment-statment terbarunya.
"Saya melihat ada harapan, sampai hari ini itu masih konsisten loh Pak Prabowo. Masih ada harapan di bawah Pemerintahan Pak Prabowo, mafia hukum dan peradilan diberantas," yakinnya.
Baca juga : Rudianto Lallo: MA Wajib Lakukan Pembenahan Dan Pengawasan Berjenjang
Mahfud memberikan perhatian atas langkah Prabowo mengharuskan Eselon 1 dan Menteri-Menteri untuk memakai mobil buatan Pindad, Maung. Bagi Mahfud, ini l langkah nyata mengingat Maung Pindad jelas pabriknya dan bisa dipesan dengan segala spesifikasinya.
Begitu juga ancaman yang disampaikan Presiden Prabowo ke menteri-menteri di Kabinet Merah Putih (KMP), terutama agar mereka tidak main-main dan cari duit dari uang negara.
"Ancaman ini sangat berarti karena bisa membuat menteri-menteri tidak lagi main-main. Setidaknta sampai seminggu lebih dilantik, masih konsisten," tutur Guru Besar Hukum Tata Negara UII ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.