Sebelumnya
Ivan juga menyatakan, peningkatan transaksi judol disebabkan oleh kemampuan masyarakat untuk bertransaksi dengan nominal yang semakin kecil. Kalau dulu orang melakukan judol transaksi angkanya juta-juta, sekarang hanya dengan Rp 10 ribu saja, sudah melihat setoran untuk judi online.
“Itulah yang membuat transaksi semakin masif,” jelas Ivan.
Di kesempatan sama, Ahmad Sahroni menduga Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebenarnya sudah mencium aktivitas judol di internal. Hanya saja, sambungnya, belum ada titik terang untuk memperkarakan. Hal ini disampaikan Sahroni ihwal tertangkapnya beberapa pegawai Komdigi yang merawat aktivitas judol.
Baca juga : Wujudkan Swasembada Pangan, Para Menteri Kolaborasi
Menurutnya, saat masih bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika kerap melakukan framing soal judol. Namun, tidak langsung melakukan upaya pemberantasan judol di internal.
“Kemarin selalu menyampaikan kepada publik, situsnya tutup 100 ribu website. Ternyata website bukan judi online. Jadi semacam kayak framing, tapi bukan langsung judi online,” beber Sahroni.
Terpisah, Menteri Komdigi Meutya Hafid mengaku mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pemberantasan judol. Dia bilang, Prabowo menekankan kepada aparat penegak hukum agar bekerjasama menggempur aktivitas judi online.
Baca juga : Kemenkop Berusaha Hapus Tunggakan Usaha Kredit Tani
“Beliau menyebutkan beberapa institusi atau lembaga, Polri, Jaksa Agung, kemudian juga Kemenko Polkam, dan bahkan tidak tertutup tiga itu, tapi semuanya bekerja sama, tidak boleh ada beking-bekingan,” sebut Meutya Hafid usai mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Politisi Golkar ini menuturkan, Prabowo menyadari korban judol adalah mayoritas masyarakat yang tidak mampu.
“Beliau juga melihat bahwa kalau misalnya judi online dapat berhasil kita perangi bersama, ini bisa membantu daya beli dan pertumbuhan ekonomi bisa naik,” pungkas politisi partai Golkar itu.
Baca juga : PAN Peduli Keterwakilan Perempuan Di Parlemen
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 7 November 2024 dengan judul Transaksinya Tembus 283 T, Judol Makin Menggila Dan Mematikan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.