BREAKING NEWS
 

Mengenal Sosok Brigjen Audie Latuheru, Gercep Tangani Masalah Kejahatan Dunia Maya

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 12 Desember 2024 07:08 WIB
Brigjen Audie Latuheru (kiri). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain dikenal piawai di bidang cyber, Kepala Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Brigjen Audie Latuheru juga memiliki sederet prestasi di bidang reserse.

Lulusan Akpol 1996 itu pernah menjabat Kepala Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya untuk penanganan masalah kejahatan dunia maya.

Pada Januari 2013, Brigjen Audie yang saat itu menjabat Kepala Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, berhasil mengungkap kasus iklan yang diduga menawarkan penjualan bayi melalui situs online.

Kasus tersebut dinilai meresahkan masyarakat. Sebab situs tersebut memasang iklan penjualan dua bayi berusia 18 bulan seharga Rp 10 juta setiap bayi, dengan sebuah akun.

Baca juga : Pemerintah Percepat Monetisasi Lapangan Gas untuk Ketahanan Energi Nasional

Di tahun yang sama, Audie Latuheru yang saat itu masih berpangkat AKBP dan menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, mengungkap kasus jaringan penculik mahasiswa Universitas Indonesia berinisial S (20).

Tidak lama setelah kasus penculikan, jenderal bintang satu kelahiran Mearuke, Papua, 24 Januari 1972 itu berhasil meringkus inisial M, pelaku pencabulan belasan anak di bawah umur di daerah Pancoran, Jakarta Selatan.

Adsense

"Dulu waktu di reserse kalau ada kejahatan menyangkut korban anak-anak pasti saya langsung kejar sampai ke lubang semut pun nggak bakal lolos, walau harus jual mobil untuk biaya operasional saya nggak peduli," kata Brigjen Audie Latuheru, dalam keterangannya, Rabu (11/12/2024).

Fakta tersebut dibuktikan juga pada Desember 2020, saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat, Brigjen Audie memberi atensi khusus kepada jajarannya untuk mengungkap kasus pelecehan yang dilakukan oleh ayah kandung.

Baca juga : Gerak Cepat Mentan Diapresiasi Senayan

Tidak butuh waktu lama, pelaku pelecehan berinisial NS (36) berhasil diringkus.

Diketahui, Audie pernah kuliah di Fakultas Hukum, Universitas Cendrawasih, Jayapura. Namun, ketika masih di semester tujuh, keluar dan masuk Akpol bersama beberapa rekannya. Audie lulus dari Akpol pada 1996 dan pada 1997 masuk Gegana.

Dari pengalamannya di Cyber Crime, Audie terkadang merasa tergugah melihat kasus-kasus yang melibatkan anak terutama kasus pelecehan untuk turun lagi ke lapangan. Jiwanya terpanggil untuk segera menangkap para pelaku.

Berikut riwayat pendidikan dan karir pria yang juga dikenal mahir menerbangkan pesawat itu:
AKPOL (1996)
PTIK
SESPIM SESKO TNI (2021)

Baca juga : Menag-Menhaj Saudi Bertemu di Masjidil Haram, Bahas Haji dan Pemberdayaan Umat

Riwayat Jabatan:
- Dan Unit Gegana Korps Brimob
- Dan Sub Den Gegana Korps Brimob
- Wadan Den Gegana Korps Brimob
- Kanit III Subdit Umum Polda Metro Jaya
- Pamen Polda Metro Jaya (2011)
- Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2012)
- Kasubdit Ranmor Diresrkrimum Polda Metro Jaya
- Kapolsek Metro Setiabudi (2014)
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (2015)
- Kapolres Ogan Komering Ulu Timur (2016)
- Wadirreskrimsus Polda Sumsel (2017)
- Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya[2] (2017)
- Kepala SPN Polda Metro Jaya (2018)
- Kapolres Metro Jakarta Barat (2019)
- Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2020)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense