Sebelumnya
Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi kasus dugaan keracunan yang terjadi di SDN Dukuh 03, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.
Dia memastikan, BGN akan menerapkan standar yang lebih tinggi dalam pengolahan dan penyajian makan agar kasus serupa tidak terulang.
“Kami menduga ada kesalahan teknis dalam pengolahan ayam, sehingga 40 orang siswa yang memakan ayam yang dimarinasi, mengalami gejala keracunan. Setelah tahu ada yang mual, semua ayam ditarik dan diganti telur,” jelas Dadan.
Baca juga : Jurang Si Kaya Dan Si Miskin Kian Jomplang
Diketahui, menu MBG di SDN Dukuh 3 Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Kamis (16/1/2025), adalah nasi, ayam goreng tepung cah wortel, tahu dan susu. Namun, usai santap siang, sejumlah siswa mengeluhkan pusing, mual hingga muntah-muntah.
Di media sosial X, dugaan kasus keracunan makanan dalam program MBG juga menjadi sorotan netizen.
“Kalau ada koki kepala, orangnya diganti saja. Di ganti Chef Renata atau Chef Arnold, biar kita tahu kalau makanan yang disajikan itu benar-benar matang, bergizi dan layak saat disajikan kepada anak-anak,” tulis akun @wrwdrobe257.
Baca juga : Arsenal Vs Aston Villa, Meriam London Incar Kursi Puncak
“Usul, sebelum disajikan kepada anak-anak, makanan yang sudah selesai dimasak, sebaiknya diuji coba dulu, atau dikonsumsi oleh para juru masak dan pegawai. Kalau di antara mereka ada yang mengalami gejala keracunan, menunya wajib diganti,” usul akun @yumismeyeah.
Akun @matasosme6532 memaklumi dan memahami kondisi yang terjadi. Kasus tersebut merupakan momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan program MBG.
“Menurut gue, masih wajar. Kemungkinan terjadinya kasus dugaan keracunan, pasti ada. Soalnya, ini program besar dan dijalankan serentak. Ada kemungkinan kesalahan pengawas. Ini momentum untuk evaluasi dan perbaikan SOP agar tidak terulang. Ini harus jadi bagian dari penyempurnaan program,” tuturnya.
Baca juga : Kalahkan Cavs Di Laga Lanjutan NBA, Thunder ‘Balas Dendam’
“MBG adalah program yang bagus. Uji coba yang saat ini berjalan akan menjadi bagian dari evaluasi dan penyempurnaan jalannya program tersebut ke depan. Saya tetap dukung program MBG!” tegas akun @matasosme6532. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.