BREAKING NEWS
 

Menteri Karding Sambangi Kemenaker Bahas Sinergi ‘Adik Kakak’ Bantu PMI

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : M ADE AL KAUTSAR
Jumat, 24 Januari 2025 17:40 WIB
Menteri Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) Abdul Kadir Karding saat menyambangi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), di Jakarta, Jumat (24/1). Foto: Khoirul Umam/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) Abdul Kadir Karding mengaku kementeriannya merupakan adik kandung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Untuk itu, sudah sepatutnya Karding menyambangi Menteri Ketenagakerjaan Prof Yassierli untuk mensinergikan program antar-kementerian. 

"Ini adalah pertemuan lanjutan yang memang sejak awal sudah kita komunikasikan terus-terusan dengan beliau. Kementerian P2MI ini adalah adik kandung dari Kemenaker," kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding usai bertemu Menaker Prof Yassierli di Kantor Kemenaker, Jakarta, Jumat (24/1).

Adsense

Baca juga : Kementerian P2MI &Kemenaker Saling Bantu, Latih & Tempatkan PMI ke Luar Negeri

Karding mengklaim target kementeriannya mengirim 425 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara penempatan pada tahun 2025 dapat memudahkan kerja-kerja Kemenaker. Mengingat, Kemenaker menargetkan satu juta warga negara Indonesia yang diberikan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK). 

"Kami berharap bisa 50 hingga 100 ribu nanti kita fokuskan untuk kita tempatkan ke luar negeri. Jadi poinnya terbantu, kami juga terbantu, yang dilatih terserap semua nanti. Nah, di kami, target penempatan kami juga tercapai," ungkap Karding.

Baca juga : Dasco Terima Dubes Singapura, Bahas Energi Baru Terbarukan dan Pangan

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto meningkatkan status Badan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KP2MI). 

Sebelum menjadi kementerian, BP2MI hanya pelaksana kebijakan dan pelayanan untuk melindungi dan menempatkan PMI. Sementara untuk mengawasi perusahaan penempatan PMI, berada di bawah regulasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense