Sebelumnya
“Pangkat yang saudara sandang, bintang yang ada dipundakmu itu adalah artinya adalah penghormatan dari rakyat, karena rakyat menyerahkan nasib keamanan mereka kepada saudara-saudara,” ucap Prabowo, mengingatkan.
Prabowo menjelaskan pangkat dan jabatan bukan sekadar status. Akan tetapi, mengemban amanat rakyat. TNI-Polri harus senantiasa siap siaga ketika rakyat membutuhkan pertolongan. Bahkan, di saat genting sekalipun. “Rakyat menyerahkan perlindungan terhadap diri mereka, masa depan mereka, dan masa depan seluruh bangsa di atas pundak saudara-saudara,” pesan Prabowo.
Prabowo mengatakan hal ini perlu diingat para pimpinan TNI-Polri. Sebab, TNI-Polri adalah penegak hukum yang juga menjaga kedaulatan negara. “Jadi, saya tekankan mereka harus menjadi pemimpin yang baik, saya ingatkan bahwa mereka diharapkan oleh rakyat, mereka diberi kepercayaan yang besar oleh rakyat,” tutup Prabowo.
Baca juga : Urusan Pagar Laut, Seret Ke Meja Hijau
Di kesempatan sama, Kapolri melaporkan bahwa Rapim TNI-Polri tahun 2025 diikuti oleh 631 perwira tinggi dan menengah TNI-Polri. Mencakup 49 orang pejabat Mabes TNI, 148 orang pejabat Mabes Polri.
“Kemudian 183 pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Darat, 66 orang pejabat Utama dan Komandan Satuan TNI Angkatan Laut, 63 orang pejabat Utama dan Satuan TNI Angkatan Udara, 36 orang kapolda dan seluruh jajaran, 75 orang Pati TNI-Polri di Luar Struktur, dan 11 Tepiksus TNI-Polri,” rinci Kapolri.
Sebelum mendengar arahan Prabowo, para Perwira Tinggi dan Menengah TNI-Polri menerima pembekalan dari sejumlah menteri Kabinet Merah Putih (KMP). Di antaranya pembekalan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dalam paparannya, Zulhas dan Airlangga menyinggung soal strategi di bidang pangan dan ekonomi.
Kapolri berharap pembekalan tersebut dapat menambah wawasan bagi para perwira tinggi dan menengah TNI-Polri agar lebih siap dalam mendukung berbagai program dan kebijakan Pemerintah.
“Utamanya di bidang perekonomian dan pertumbuhan ekonomi, serta dalam merealisasikan ketahanan pangan guna mewujudkan misi Asta Cita,” ujar Kapolri.
Dukungan TNI-Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan antara lain melalui program pekarangan makan bergizi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemanfaatan lahan produktif. Khususnya padi dan jagung. Kemudian, program rekrutmen personel yang berkompetensi khusus di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, dan gizi. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.