BREAKING NEWS
 

Speedboat Meledak Saat Selamatkan Nelayan Di Ternate: 3 Tewas, 1 Wartawan Hilang

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 3 Februari 2025 17:07 WIB
Ilustrasi speedboat Basarnas. Foto: Instagram/sar_nasional

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu unit speedboat milik Badan SAR Nasional (Basarnas) di Ternate, Maluku Utara (Malut), meledak saat berlayar menuju operasi evakuasi pada Minggu (2/2) malam sekitar pukul 23.00 WIT. Insiden ini mengakibatkan tiga orang tewas dan seorang wartawan Metro TV, Sahril Helmi, dinyatakan hilang.

Speedboat yang membawa 11 anggota tim evakuasi itu berangkat menolong nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita, Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan,” kata Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Malut, Kombes Pol Azhari Juanda dilansir ANTARA, Senin (3/2).

Baca juga : KPK Geledah Rumah Djan Faridz, Terkait Kasus Harun Masiku

Ketiga korban tewas itu adalah anggota Ditpolairud Polda Malut Bharatu Mardi Hadji serta dua anggota Basarnas, Fadli M. Malagapi dan M. Riski Esa. Sementara itu, tujuh korban selamat telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Adsense

Para korban selamat awalnya ditemukan oleh kapal cepat KM Cantika Lestari 10 yang sedang berlayar dari Pelabuhan Gita menuju Manado. Mereka kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Gita dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Payahe sebelum akhirnya dipindahkan ke Ternate menggunakan KM Pandudewanata.

Baca juga : Kebakaran Glodok Plaza: 6 Tewas, Korban Hilang Bertambah Jadi 14

Hingga saat ini, pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pihak berwenang juga tengah menyelidiki penyebab ledakan speedboat tersebut.

“Untuk korban meninggal dunia atas nama Bharatu Mardi Hadji sudah langsung dibawa ke rumah duka, sementara dua korban luka berat langsung dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate,” ujar Azhari.

Baca juga : Please, Pembangunan JPO Diperbanyak Dong

Namun, ia belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai kronologi insiden tersebut. Namun, Azhari membenarkan bahwa seorang jurnalis Metro TV, Sahril Helmi, masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. 

Untuk diketahui, insiden ledakan speedboat RIB 04 terjadi sekitar pukul 00.00 WIT saat tim SAR gabungan sedang dalam misi penyelamatan dua nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense