Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapal AHTS Harrier Milik Pertamina Hulu Energi OSES Selamatkan Nelayan Di Kawasan Perairan Lampung Timur
Kamis, 21 November 2024 10:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapal AHTS Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) melalui kapal Anchor Handling Tug and Supply (AHTS) Harrier, berhasil melakukan penyelamatan terhadap empat nelayan di wilayah lepas pantai dan sumur migas Krisna di perairan Lampung Timur.
Para nelayan tersebut terombang-ambing selama dua hari, setelah bertolak dari Kuala Penet menuju Pulau Segama, Lampung Timur.
Diketahui, kapal milik PHE OSES, AHTS Harrier sedang berpatroli di wilayah anjungan lepas pantai dan sumur migas Krisna berhasil mendeteksi sinyal lampu dari kapal yang sudah kehabisan bahan bakar dan perbekalan tersebut.
“AHTS Harrier melaju dengan kecepatan penuh mengirimkan koordinat para nelayan kepada kapal AHTS Parakan, yang berlokasi sekitar tiga mil laut dari lokasi kejadian,” jelas General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto dalam keterangan resmi, Kamis (21/11/2024).
Baca juga : Pertamina Hulu Energi ONWJ Mulai Proyek Pengembangan Lapangan OO-OX
Kemudian, pada pukul 07:48 WIB, setelah mendapatkan izin dari Fleet Control, AHTS Parakan menuju titik penyelamatan. Kru PHE OSES memulai proses evakuasi.
Memastikan kondisi fisik para nelayan dan memberikan minuman dan makanan untuk mengganjal perut yang kosong.
“Dengan memegang prinsip keselamatan manusia sebagai prioritas utama, kru AHTS Parakan memutuskan untuk menunda pekerjaan rutin mereka,” katanya.
AHTS Parakan menarik dan membawa perahu nelayan ke area aman di anjungan lepas pantai Krisna-D milik PHE OSES.
Baca juga : Sinergi Pertamina Hulu Energi ONWJ Dan Dishut Jabar Perkuat Rehabilitasi Hutan
Di sana, kru PHE ONWJ membekali para nelayan dengan bahan bakar kapal agar dapat kembali berlayar meneruskan perjalanan.
Antonius mengatakan, PHE OSES, sebagai operator migas yang bertugas di wilayah lepas pantai yang rentan, dituntut untuk selalu siap siaga menghadapi kondisi darurat.
“Kami berkomitmen untuk berkontribusi bagi keselamatan masyarakat, baik di darat maupun di laut,” ujarnya.
PHE OSES dan seluruh mitra kerjanya akan terus menjadikan keselamatan dan keamanan di wilayah laut sebagai prioritas utama.
Baca juga : Transisi Energi, Pertamina Tingkatkan Kapasitas Pembangkit Panas Bumi
“Kesiagaan dalam menghadapi kejadiaan darurat merupakan kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah maritim,” ucap Antonius.
Salah seorang nelayan yang diselamatkan, Wanto mengungkapan rasa syukurnya kepada kru AHTS Harrier dan AHTS Parakan PHE OSES.
“Terima kasih untuk PHE OSES yang menyelamatkan kami setelah dua malam terombang-ambing di tengah laut,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya