Sebelumnya
Menurut Sri Mul, penerima beasiswa KIP untuk tahun anggaran 2025 adalah sebesar 1.040.192 mahasiswa. Semua penerima yang sudah terdaftar itu, akan menerima manfaat secara penuh.
Sri Mul juga menanggapi kabar yang menyebut pemangkasan anggaran akan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Sri Mul memastikan, pemangkasan anggaran di kementerian dan lembaga tidak akan mengganggu laju perekonomian.
Keyakinan itu didasarkan pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, sebesar Rp 3.621,3 triliun. Meskipun ada arahan penghematan sebesar Rp 306,69 triliun, Sri Mul menyebut total belanja negara tetap utuh dan tidak mengalami pengurangan.
Baca juga : Effendy Choirie: Jenisnya Macam-macam Nggak Bisa Satu Pintu
"Itu kan (efisiensi) tidak dilakukan dengan mengurangi total belanja negara. Jadi, yang ada adalah refocusing," ujarnya.
Malah menurut Sri Mul, dampak dari efisiensi anggaran ini akan muncul manfaat yang lebih baik untuk ekonomi. Bendahara Negara itu menekankan spirit dari penghematan yang diperintahkan Presiden Prabowo adalah penyelenggaraan birokrasi yang baik dan efisien.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyampaikan hal senada. Ia memastikan, anggaran pendidikan untuk dana operasional perguruan tinggi, Kartu Indonesia Pintar hingga pelbagai jenis beasiswa tak akan terkena pemotongan anggaran atau efisiensi pemerintah pusat.
Baca juga : Maman Imanulhaq: Kami Dorong Agar Penyaluran Satu Pintu
"Beasiswa-beasiswa akan dilanjutkan. Jadi ini yang ingin kami sampaikan bahwa supaya tidak terjadi kesimpangsiuran," kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta, Jumat (14/2/2025).
Hasan menegaskan, layanan pendidikan ini merupakan bagian dari layanan publik sehingga tak terkena efisiensi anggaran.Ia menekankan, Presiden Prabowo menaruh perhatian yang besar terhadap pendidikan. Bahkan, sambungnya, Prabowo memiliki program cepat terbaik mengenai pendidikan seperti perbaikan ruang sekolah.
Hasan mengatakan ada lebih dari 10 ribu bangunan sekolah yang diperbaiki tahun ini. Kemudian Prabowo juga akan memberikan makan bergizi gratis hingga membuat pendidikan yang terintegrasi dengan kurikulum-kurikulum standar internasional.
Baca juga : Menkop: Akan Kami Bereskan
"Layanan-layanan pendidikan tidak akan dikurangi. Jadi kalau ada informasi bahwa misalnya layanan pendidikan ini terdampak efisiensi, itu tidak benar," pungkasnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.