BREAKING NEWS
 

Perkuat Kelembagaan, BPKH Jalin Sinergi Bareng PBNU

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 20 Februari 2025 12:33 WIB
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan kunjungan penting ke kantoor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Rabu (19/2/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan kunjungan penting ke kantoor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Kunjungan ini merupakan langkah strategis memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BPKH dan PBNU.

"Kolaborasi dengan PBNU adalah langkah kunci untuk memastikan pengelolaan keuangan haji yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan umat," ujar Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, di Jakarta.

Baca juga : Gerindra Kini Geser Banteng & Beringin

Fadlul menekankan, sebagai salah satu organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia, PBNU memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan haji.

Fadlul mengungkapkan, di dalam pertemuan tersebut, pihaknya meminta dukungan dari PBNU terkait revisi undang-undang pengelolaan keuangan haji.

Adsense

Revisi ini, bertujuan untuk menyelaraskan undang-undang yang ada dengan penyelenggaraan ibadah haji yang diatur dalam undang-undang nomor 8 tahun 2019.

Baca juga : Pemkab Garut Siapkan Akses Jalan Menuju Gerbang Tol Getaci

"Dengan revisi ini, diharapkan tata kelola penyelenggaraan haji akan lebih baik, transparan, dan yang paling penting, kepentingan umat terjamin," katanya.

 Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyambut baik inisiatif BPKH untuk menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat Islam khususnya Nahdlatul Ulama (NU).

Pihaknya, menyatakan kesediaannya mendukung upaya BPKH dalam meningkatkan literasi keuangan haji, pemberdayaan ekonomi umat, dan pendampingan bagi calon jamaah haji.

Baca juga : Perkuat Perdagangan Bilateral, KBRI Bangkok Gelar Business Matching

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, BPKH dan PBNU sepakat untuk membuat memorandum of understanding (MoU) yang mencakup berbagai bidang kerja sama, antara lain literasi keuangan haji, fatwa keuangan haji, riset, dan kerja sama kelembagaan.

Melalui sinergi yang kuat antara BPKH dan PBNU, diharapkan pengelolaan keuangan haji di Indonesia akan semakin baik dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat Islam.

Pertemuan ini juga dihadiri Anggota Badan Pelaksana BPKH seperti Sulistyowati, Acep Riana Jayaprawira dan Arief Mufraini serta jajaran pengurus PBNU.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense