Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat Teknologi Dan Ekonomi, Unika Atma Jaya Kukuhkan 2 Guru Besar
Rabu, 5 Februari 2025 18:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya mengukuhkan dua guru besar, Prof. Ronald Sukwadi dan Prof. Rosdiana Sijabat di Ballroom Yustinus, Unika Atma Jaya, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Prof. Ronald Sukwadi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Teknik Industri dari Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi. Sementara, Unika Atma Jaya mengukuhkan Prof. Rosdiana Sijabat sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Bisnis dari Fakultas Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi.
Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Yuda Turana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Prof. Sukwadi dan Prof. Rosdiana.
“Saya ucapkan selamat kepada kedua sahabat saya, Prof. Ir. Ronald Sukwadi dan Prof. Rosdiana Sijabat. Pencapaian ini merupakan kebanggaan bagi institusi dan merupakan komitmen komunitas Unika Atma Jaya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas," kata Prof. Yuda Turana.
Baca juga : RI-Malaysia Akan Eksplorasi Peluang Dagang Dan Investasi
Sementara, orasi ilmiah Prof Rosdiana yang berjudul Menggali Akar Pertumbuhan Ekonomi: Dinamika Ekonomi Klasik hingga Ekonomi Modern membahas determinasi pertumbuhan ekonomi dari pemikiran klasik hingga modern.
Rosdiana mengulas peranan teknologi dan ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang relevan pada masa sekarang.
“Ekonomi digital telah menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, terutama dalam tiga aspek penting: transformasi bisnis berbasis teknologi seperti e-commerce dan pembayaran digital, dampak digitalisasi terhadap UMKM yang semakin kompetitif, serta posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara dengan penetrasi internet yang terus meningkat," ujar Prof. Rosdiana.
Rosdiana memaparkan tantangan yang mengiringi eksistensi ekonomi digital seperti ketimpangan dalam akses teknologi dan perlunya kebijakan praktis dalam pengambangan infrastruktur digital.
Baca juga : Mantan Dirut Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara
Karena itu, dia menekankan pentingnya pengembangan SDM dan regulasi yang mendorong inovasi untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Orasi ilmiah yang dibawakan Rosdiana menegaskan bahwa ekonomi digital bukan sekedar tren, namun secara lebih jauh merupakan motor pertumbuhan ekonomi masa depan.
“Perlu adanya peningkatan literasi teknologi, penguatan di bidang infrastruktur digital, serta peluncuran inovasi terbarukan guna mengamankan posisi di kompetisi tingkat global,” ungkap Rosdiana.
Sedangkan, Prof. Ronald dalam orasinya membahas mengenai transformasi industri manufaktur cerdas pada Industri 4.0 guna meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi melalui metode Design for Smart Quality (DFSQ).
Baca juga : Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Kota Tua Libatkan Badan Usaha
Dia bilang, perkembangan industri 4.0 telah berjalan di beberapa negara maju seperti Jerman dan China dengan menerapkan integrasi Artificial Intelligence (AI), Internet Of Things (IoT), Big data, dan Blockchain dalam proses produksi.
Proses manufaktur cerdas ini memanfaatkan otomasi dan sistem basis data guna memaksimalkan kualitas dan daya saing industri.
“DFSQ hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas produksi dengan pendekatan berbasis data dan sistem otomatis, sehingga industri dapat beradaptasi dengan tuntutan global yang semakin kompleks," ujar Ronald Sukwadi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya